
Pantau - Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, membongkar jaringan peredaran rokok elektronik atau vape mengandung zat etomidate dengan menangkap tiga tersangka, termasuk seorang warga negara China berinisial XC.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu mengatakan dua tersangka lainnya merupakan warga negara Indonesia berinisial RR dan RN.
Kasus tersebut turut menyeret selebgram Julia Prastini atau Jule yang disebut sebagai pengguna vape mengandung etomidate.
"Dari pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka, sementara sang selebgram ditempatkan dalam program rehabilitasi," kata Michael.
Polisi Sita 98 Cartridge Vape Mengandung Etomidate
Pengungkapan jaringan tersebut bermula dari serangkaian penyelidikan dan pembuntutan yang dilakukan tim penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 14 September.
"Awalnya kami melakukan pembuntutan. Kami menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat," jelas Michael.
Dari penangkapan RR dan RN, polisi menyita barang bukti sebanyak 27 cartridge vape yang mengandung zat etomidate.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, polisi menemukan adanya transaksi dan bukti pengiriman barang kepada Jule.
Temuan tersebut kemudian dikembangkan dengan melakukan penelusuran terhadap selebgram tersebut.
"Polisi kemudian bergerak mengamankan Jule di sebuah apartemen Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, dinyatakan positif menggunakan zat etomidate," kata Michael.
Polisi selanjutnya mengembangkan kasus hingga menangkap XC yang diduga berperan sebagai bandar dalam jaringan tersebut.
Dari tangan XC, petugas menyita barang bukti tambahan berupa 71 cartridge vape yang disebut mengandung zat serupa.
Dengan demikian, total barang bukti yang disita dari RR, RN, dan XC mencapai 98 cartridge vape.
"Sehingga ini tuntas dari bandar sampai pemakai. Total ada empat orang yang kita amankan, di mana tiga orang di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka," ungkap Michael.
Jaringan Beroperasi Sejak Juli, Jule Jalani Rehabilitasi
Dari empat orang yang diamankan, polisi menetapkan RR, RN, dan XC sebagai tersangka dalam jaringan peredaran narkotika ilegal tersebut.
Sementara itu, Jule tidak ditetapkan sebagai tersangka dan ditempatkan dalam program rehabilitasi.
Menurut keterangan polisi, jaringan peredaran vape mengandung etomidate tersebut telah beroperasi sejak Juli.
"Sindikat tersebut beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran dilakukan secara tertutup melalui jaringan pertemanan atau dari mulut ke mulut," kata Michael.
Polisi menyebut pola pemasaran vape mengandung etomidate tersebut dilakukan secara tertutup dengan mengandalkan jaringan pertemanan serta penyebaran informasi dari mulut ke mulut.
- Penulis :
- Arian Mesa




