
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) menghadirkan program Sinema Rakyat bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, dengan pemutaran film yang dipusatkan di Taman Budaya Negeri Gayo.
Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan menyampaikan apresiasi kepada Kemenkraf karena memilih Aceh Tengah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang telah memilih Kabupaten Aceh Tengah sebagai lokasi pelaksanaan Pemutaran Sinema Rakyat," kata Muchsin.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menilai Sinema Rakyat tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, khususnya subsektor perfilman.
Sinema Rakyat Diharapkan Jadi Ruang Pemulihan Pascabencana
Muchsin menjelaskan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 memberikan dampak besar terhadap masyarakat serta berbagai sektor kehidupan di Kabupaten Aceh Tengah.
Karena itu, kehadiran Sinema Rakyat di Takengon diharapkan menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk kembali membangun semangat setelah terdampak bencana.
"Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat terus membangun semangat, memulihkan rasa luka, sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat," ungkap Muchsin.
Selain memberikan hiburan dan ruang pemulihan, kegiatan tersebut diharapkan turut membantu menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Muchsin menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten Aceh Tengah.
Potensi tersebut didukung kekayaan budaya daerah, kreativitas generasi muda, serta sektor pariwisata yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap industri perfilman dan ekonomi kreatif di daerah itu semakin berkembang sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pelaku seni dan komunitas lokal untuk menghasilkan karya.
Pelaku seni dan komunitas lokal juga diharapkan dapat memanfaatkan industri kreatif untuk memperkenalkan berbagai potensi Aceh Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Film Nasional dan Lokal Meriahkan Sinema Rakyat
Direktur Film, Animasi, dan Video Kementerian Ekonomi Kreatif Doni Setiawan menyampaikan perkembangan komunitas perfilman di Aceh menunjukkan kemajuan yang sangat pesat dan patut mendapatkan apresiasi.
Dalam pelaksanaan Sinema Rakyat, masyarakat setempat mendapatkan kesempatan menyaksikan sejumlah film nasional dan film lokal.
Pada pagi hari, masyarakat disuguhkan film Nussa dan Keluarga Cemara 1.
Selain kedua film tersebut, masyarakat juga menyaksikan dua film lokal berjudul Depik Terakhir dan Tree in White.
Pada malam hari, rangkaian Sinema Rakyat dilanjutkan dengan pemutaran film Seni Merayu Tuhan.
- Penulis :
- Leon Weldrick




