HOME  ⁄  Nasional

Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi untuk Kurangi Ketergantungan Indonesia terhadap Impor

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi untuk Kurangi Ketergantungan Indonesia terhadap Impor
Foto: (Sumber :​Anggota DPR RI Eddy Soeparno saat memberikan materi pada AIPA–Indonesia National Focus Group Discussion on Climate Change di BINUS Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Jumat (18/9/2026). Foto: Shane/sai .)

Pantau - Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno mendorong percepatan transisi energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor di tengah besarnya potensi energi fosil dan terbarukan dalam negeri.

Eddy menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi dalam kegiatan AIPA–Indonesia National Focus Group Discussion on Climate Change di BINUS Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Jumat (18/9/2026).

"Di tengah kemewahan sumber energi fosil dan terbarukan yang kita miliki hari ini, kita masih impor. Nah, inilah kendala besar yang kita hadapi dari aspek ketahanan energi," ujar Eddy Soeparno.

Transisi Energi Dinilai Perkuat Ketahanan Nasional

Eddy menilai transisi energi menjadi langkah penting untuk memperoleh sumber energi yang lebih bersih sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

"Sehingga kita harus melaksanakan transisi energi untuk memperkuat energi kita, mendapatkan energi yang lebih bersih, dan mengurangi ketergantungan kita dari energi impor," tegas Eddy.

Politisi Fraksi PAN tersebut juga menyoroti perubahan iklim yang menurutnya semakin nyata dirasakan masyarakat.

Kebakaran hutan dan lahan serta berbagai bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dinilai menjadi peringatan terhadap risiko perubahan iklim.

Eddy karena itu mendorong penguatan kerangka hukum yang dapat mengintegrasikan kebijakan perubahan iklim lintas sektor dan daerah.

Salah satu langkah yang didorong ialah penyusunan Rancangan Undang-Undang Pengendalian Perubahan Iklim yang Berkeadilan (RUU PPIB).

Mahasiswa Didorong Tingkatkan Kesadaran Perubahan Iklim

Selain membahas kebijakan energi dan perubahan iklim, Eddy mengajak mahasiswa berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Menurutnya, perubahan iklim perlu ditempatkan sebagai persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat dan pembangunan nasional.

Ia menyebut isu tersebut perlu mendapat perhatian sebagaimana persoalan lapangan kerja, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

"Tugas kita, tugas teman-teman sekalian sebagai mahasiswa, untuk ikut membuat masyarakat tersadarkan bahwa climate change ini masalah penting, sama pentingnya dengan lapangan pekerjaan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, karena ancamannya ini besar sekali yang akan memengaruhi kehidupan kita, bahkan secara nasional," pungkas Eddy.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026