
Pantau - Helikopter HR-3601 milik Basarnas mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan membawa dua jenazah korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Kedua korban berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan di dalam bangkai Kapal Virgo Transport 8 saat tim penyelam Basarnas melakukan operasi pencarian sekitar pukul 09.00 WITA.
Setelah ditemukan, kedua jenazah dievakuasi menggunakan helikopter HR-3601 Basarnas menuju Lanud Sjamsudin Noor yang menjadi salah satu lokasi pendukung operasi udara sekaligus tempat evakuasi korban.
Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin
Setibanya helikopter di Lanud Sjamsudin Noor, kedua jenazah langsung diturunkan dan dimasukkan ke mobil ambulans.
Jenazah kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan pihaknya membantu pelaksanaan operasi udara dengan menyediakan fasilitas Lanud sebagai tempat evakuasi korban.
"Kami membantu operasi udara dengan penyediaan Lanud sebagai wadah evakuasi korban Kapal Virgo," ungkap Hilman.
Lanud Sjamsudin Noor juga terus menyiagakan personelnya untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan terhadap para korban Kapal Virgo Transport 8.
Selain menyiagakan personel, pihak Lanud melakukan sterilisasi area apron ketika helikopter yang membawa korban bersiap melakukan pendaratan.
Sterilisasi dilakukan untuk memastikan kedatangan dan pendaratan helikopter berlangsung aman dan lancar sehingga proses evakuasi korban dapat dilakukan dengan cepat.
"Kami memastikan proses kedatangan helikopter untuk mendarat dapat berjalan lancar, sehingga evakuasi terhadap korban juga cepat untuk selanjutnya dilakukan identifikasi," kata Hilman.
Evakuasi Menggunakan Metode Pendaratan
Kapten Pilot HR-3601 Kapten Laut (P) M. Dimas Andromeda menjelaskan proses evakuasi udara kali ini dilakukan menggunakan metode pendaratan karena kondisi cuaca di tengah laut cukup mendukung.
Teknik tersebut berbeda dengan proses evakuasi pada hari sebelumnya yang mengharuskan tim menggunakan teknik derek untuk mengangkat jenazah dari kapal menuju helikopter.
Setelah berhasil diterbangkan menuju Lanud Sjamsudin Noor, kedua jenazah diteruskan menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
- Penulis :
- Shila Glorya




