HOME  ⁄  Nasional

Kemenko Kumham Imipas Jalankan Lima Strategi untuk Mempercepat Transformasi Digital Pelayanan Publik

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemenko Kumham Imipas Jalankan Lima Strategi untuk Mempercepat Transformasi Digital Pelayanan Publik
Foto: Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi Kemenko Kumham Imipas Mamur Saputra membuka acara Digital Transformation Summit 2026 bertajuk "Sinergi Industri Telekomunikasi Mendorong Digitalisasi dan Kemajuan Ekonomi" di Jakarta, Senin 21/9/2026  (sumber: ANTARA/Livia Kristianti)

Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menjalankan lima strategi transformasi digital untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mendukung penguatan pemerintahan digital.

Lima strategi tersebut mencakup penguatan koordinasi antarkementerian dan lembaga, integrasi sistem dan data, penyusunan regulasi adaptif, peningkatan literasi digital, serta penguatan kolaborasi dengan lembaga dan industri swasta.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi Kemenko Kumham Imipas Mamur Saputra menyampaikan strategi tersebut saat membuka Digital Transformation Summit 2026 bertajuk "Sinergi Industri Telekomunikasi Mendorong Digitalisasi dan Kemajuan Ekonomi" di Jakarta.

"Kemenko Kumham Imipas merancang berbagi strategi ini untuk memastikan transformasi digital berjalan terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan keekonomian," ungkap Mamur.

Integrasi Sistem dan Data Percepat Pelayanan Publik

Strategi pertama dilakukan dengan memperkuat koordinasi antarkementerian dan lembaga yang berkaitan dengan bidang hukum, hak asasi manusia, imigrasi, dan pemasyarakatan.

Sebagai kementerian koordinator, Kemenko Kumham Imipas bertanggung jawab memastikan koordinasi kementerian terkait berjalan lancar dan mengutamakan kepentingan masyarakat tanpa terhambat ego sektoral.

Koordinasi juga diperlukan agar berbagai inovasi digital dari masing-masing instansi dapat terintegrasi dan menghasilkan manfaat yang lebih luas.

"Dalam konteks transformasi digital koordinasi menjadi kunci agar berbagi inovasi dapat terintegrasi dan memberikan manfaat yang lebih luas," kata Mamur.

Strategi kedua adalah mempercepat integrasi sistem dan data secara akurat dan aman untuk mendukung pengambilan keputusan strategis sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan publik.

Penerapan integrasi tersebut salah satunya dilakukan pada pelayanan keimigrasian melalui layanan digital M-Paspor.

Melalui M-Paspor, data yang dibutuhkan dalam proses pembuatan paspor dapat dikumpulkan dan disusun terlebih dahulu sehingga proses pelayanan berlangsung lebih cepat.

Masyarakat juga memperoleh kepastian jadwal pengambilan foto sehingga tidak perlu mengantre dalam waktu lama.

Integrasi data turut diterapkan dalam pengelolaan basis data warga binaan di lembaga pemasyarakatan atau lapas.

Sistem tersebut memungkinkan pemerintah mengetahui ketersediaan ruang bagi warga binaan secara lebih rinci sekaligus menyusun jadwal kunjungan secara lebih efektif.

Regulasi dan Talenta Digital Diperkuat

Strategi ketiga adalah menyiapkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pemerintahan.

Regulasi diperlukan untuk memberikan kepastian hukum terhadap penggunaan teknologi dalam pelaksanaan pekerjaan dan pelayanan pemerintah.

"Pertumbuhan teknologi digital membutuhkan dukungan regulasi atau aturan-aturan hukum dalam memberikan pelayanan publik yang modern. Jadi walau ada teknologi tetap harus ada regulasi yang beriringan," ujar Mamur.

Strategi keempat dilakukan dengan meningkatkan literasi digital masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) guna membentuk sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi digital.

Kemenko Kumham Imipas juga berupaya meningkatkan penyerapan talenta digital sebagai pegawai agar kementerian tetap adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pelayanan publik.

Talenta digital tersebut diharapkan mendorong munculnya berbagai inovasi dalam bidang hukum, hak asasi manusia, imigrasi, dan pemasyarakatan.

Kemenko Kumham Imipas Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Siber

Strategi kelima adalah memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga dan industri swasta yang berkaitan dengan transformasi digital.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan dan penguatan sistem digital di lingkungan Kemenko Kumham Imipas.

Salah satu bentuk kolaborasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat adalah kemitraan dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kemitraan dengan BSSN ditujukan untuk memperkuat keamanan siber pada sistem Kemenko Kumham Imipas sehingga pelayanan digital kepada masyarakat tetap aman.

"Seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan layanan digital yang aman, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Mamur.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026