HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Tegaskan Komitmen Multilateralisme dan Dukungan untuk Palestina di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Indonesia Tegaskan Komitmen Multilateralisme dan Dukungan untuk Palestina di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Foto: Ilustrasi - Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Selasa 23/9/2025 (sumber: ANTARA FOTO/Kuntum Khaira Riswan)

Pantau - Kehadiran Indonesia dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi momentum untuk menegaskan komitmen terhadap multilateralisme, perdamaian global, serta perjuangan rakyat Palestina.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan kehadiran Indonesia dalam agenda tahunan PBB tersebut juga memperkuat peran Indonesia di tingkat global.

Indonesia berupaya terus mendorong dialog, menjembatani berbagai perbedaan, serta membangun konsensus dalam menghadapi beragam persoalan internasional.

Indonesia juga akan mengoptimalkan Sidang Majelis Umum PBB untuk menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan melanjutkan kontribusi terhadap perdamaian dunia.

Indonesia Kembali Suarakan Dukungan untuk Palestina

Salah satu isu yang mendapatkan perhatian khusus Indonesia dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB adalah kondisi rakyat Palestina.

Indonesia akan kembali menegaskan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina sekaligus mendorong upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.

"Hal tersebut termasuk menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza," ungkap Nabyl.

Kehadiran Indonesia dalam Sidang ke-81 Majelis Umum PBB diwakili Menteri Luar Negeri Sugiono sebagai kepala delegasi Republik Indonesia.

Sugiono telah tiba di New York, Amerika Serikat, pada Senin, 21 September, waktu setempat.

Menlu dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional Indonesia dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB pada Sabtu malam, 26 September.

Selama berada di New York, Sugiono juga akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan tingkat menteri yang membahas isu perdamaian dan keamanan, Palestina, perubahan iklim, serta multilateralisme.

Sugiono Dorong Perdamaian untuk Palestina

Salah satu agenda awal yang dihadiri Sugiono adalah Pertemuan Tingkat Menteri Group of Eight Arab and Islamic Countries di New York pada Senin.

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono bertemu dengan perwakilan Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Turkiye, dan Pakistan.

Sugiono mengajak komunitas internasional memprioritaskan upaya perdamaian yang mampu menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat Palestina di tengah situasi Gaza yang terus memburuk.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB secara resmi dibuka di New York pada 8 September.

Menteri Luar Negeri Bangladesh Khalilur Rahman terpilih sebagai Presiden Majelis Umum PBB untuk masa sidang tersebut, menggantikan mantan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock.

Sidang tahun ini mengusung tema "Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua".

Sesi Debat Umum Majelis Umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026