HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Kepulauan Seribu Fasilitasi Pengangkutan Air Bersih Warga dari Pulau Pramuka ke Pulau Panggang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkab Kepulauan Seribu Fasilitasi Pengangkutan Air Bersih Warga dari Pulau Pramuka ke Pulau Panggang
Foto: (Sumber :Bupati Kepulauan Seribu Muhamad Fadjar Churniawan menaiki kapal fasilitas pengangkutan air bersih dari Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) PAM Jaya di Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu..)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu memfasilitasi pengangkutan air bersih milik warga dari Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) PAM Jaya di Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

“Fasilitasi ini dilakukan untuk membantu warga Pulau Panggang yang membeli air bersih dalam kemasan galon di BWRO Pulau Pramuka, namun menghadapi keterbatasan sarana transportasi untuk membawa air tersebut ke tempat tinggal mereka,” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Fadjar mengatakan fasilitas pengangkutan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga Pulau Panggang dalam memperoleh air bersih.

“Sekaligus mendukung kelancaran distribusi air dari Pulau Pramuka,” ujar Fadjar.

Sejumlah Kapal Dikerahkan Angkut Air

Pengangkutan air bersih dilakukan menggunakan sejumlah armada, antara lain kapal kelurahan, kapal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kapal Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta kapal Bupati Kepulauan Seribu.

Kegiatan tersebut juga melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD, dan pemadam kebakaran.

Penjual air galon bernama Evi (36) mengapresiasi fasilitas pengangkutan yang disediakan pemerintah karena meningkatnya kebutuhan air bersih turut menimbulkan kendala transportasi menuju Pulau Panggang.

“Fasilitas untuk membawa air sampai ke Pulau Panggang belum memadai,” ungkap Evi.

Warga Harap SWRO Pulau Panggang Diperbaiki

Evi mengatakan harga air galon saat ini berkisar Rp4.000 dengan ketentuan minimal pembelian untuk dua keluarga.

Warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi terkadang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa sarana transportasi atau menggunakan jasa ojek.

“Kalau tidak ada yang punya motor, biasanya harus sewa kapal transportasi lain dan bayar lagi. Kalau pakai ojek, ada tambahan biaya lagi,” tutur Evi.

Warga Pulau Panggang lainnya, Bargo (49), menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam membantu distribusi air bersih.

“Kalau bisa, SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) di Pulau Panggang juga diperbaiki agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi setiap hari,” imbuh Bargo.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026