HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Batang Pastikan Kondisi 276 Korban Dugaan Keracunan MBG Mulai Membaik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkab Batang Pastikan Kondisi 276 Korban Dugaan Keracunan MBG Mulai Membaik
Foto: (Sumber :Para korban dugaan jeracunan makanan progranm makan bergizi gratis sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Batang, Rabu malam (23/9/2026). ANTARA/Kutnadi.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan kondisi 276 korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai membaik setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi seluruh pasien, termasuk korban yang menjalani perawatan di RSUD Batang.

“Tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB saya memantau di RSUD Batang, tadi malam juga sampai pukul 23.45 WIB. Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik semua daripada sebelumnya,” katanya di Batang, Kamis (24/9/2026).

Ida juga membantah informasi mengenai adanya pasien yang meninggal dunia akibat dugaan keracunan program MBG di sejumlah sekolah di Kecamatan Bawang.

“Kalau ada laporan yang meninggal pasti saya langsung ditelepon. Belum meninggal pun pasti sudah ada telepon dan pagi ini pun, alhamdulillah justru kondisi mereka mulai membaik,” katanya.

Rumah Sakit Diminta Tampung Seluruh Korban

Wakil Bupati Batang Suyono meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas rawat inap menampung korban dugaan keracunan agar mendapatkan penanganan medis.

“Kami meminta semua rumah sakit dapat menampung semua korban agar mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Pemkab Batang juga akan meminta pertanggungjawaban dari masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait kasus dugaan keracunan tersebut.

“Jadi, perkembangan tetap kita tunggu. Yang penting kita prihatin bersama agar semoga kejadian ini yang terakhir kali,” katanya.

Sebanyak 11 Lembaga Pendidikan Masuk Area Distribusi

Sebanyak 11 lembaga pendidikan tercatat masuk dalam area distribusi SPPG yang berkaitan dengan kasus dugaan keracunan tersebut.

Lembaga pendidikan itu meliputi Taman Kanak-Kanak Al Ikhlas, SD Negeri 3 Bawang, TK Pertiwi, MA Sunan Kalijaga, MTs Sunan Kalijaga, TK Kuncup Mekar, TP Ananda, Pos PAUD Anggrek Mas, TK Korotaayun, RA Al Hidayah, dan MI Salafiyah Pasusukan.

Pemkab Batang masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut sembari memastikan para korban memperoleh penanganan medis.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026