
Pantau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Australia menjajaki penguatan kerja sama bidang pendidikan, termasuk peningkatan kapasitas guru dan peluang menghidupkan kembali program pendidikan yang sebelumnya pernah dijalankan.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Pemprov Papua dengan Minister-Counselor Bidang Politik dan Komunikasi Strategis Kedutaan Besar Australia Nicola Campion di Jayapura, Kamis.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Australia untuk mengetahui program prioritas pemerintahan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri sekaligus membicarakan peluang kerja sama ke depan.
“Mereka mau mendengar apa yang menjadi program prioritas dari gubernur yang definitif ini sehingga pertemuan positif ini perlu ada tindak lanjut,” kata Christian usai pertemuan tersebut.
Papua Dorong Program Pengiriman Guru Kembali Berjalan
Christian mengatakan Australia telah lama menjalin kerja sama dengan Papua, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Pemprov Papua berharap kerja sama yang telah berlangsung tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.
Dalam pertemuan itu, Pemprov Papua juga menyampaikan sejumlah program kerja sama yang pernah dilaksanakan, tetapi kini tidak lagi berjalan, termasuk pengiriman guru dari Papua untuk mengikuti kegiatan pendidikan di Australia.
“Selan itu kami juga menyampaikan sejumlah program kerja sama yang sebelumnya pernah dilakukan, namun saat ini tidak lagi berjalan. Salah satunya program pengiriman guru untuk mengikuti kegiatan pendidikan di Australia,” ujarnya.
Christian mengatakan Pemprov Papua sangat berharap program pengiriman guru tersebut dapat kembali dijalankan karena dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya pengajar di Papua.
Sementara itu, Nicola Campion menyambut baik berbagai pembahasan yang disampaikan Pemprov Papua dan mengatakan pihak Australia akan menindaklanjutinya.
“Kami membahas kerja sama yang sudah ada di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan penelitian bersama. Kami juga melihat peluang untuk memperkuat kemitraan pendidikan antara Provinsi Papua dan Australia,” katanya.
Menurut Nicola, Australia melalui sejumlah program telah memberikan dukungan terhadap prioritas Pemprov Papua di bidang pendidikan, termasuk penguatan kemampuan para guru.
Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan Turut Dibahas
Pertemuan tersebut tidak hanya membahas pendidikan, tetapi juga isu perubahan iklim dan kesiapan Papua menghadapi dampak El Nino.
Pembahasan mengenai perubahan iklim dan El Nino turut mencakup upaya memperkuat sektor pertanian, sistem irigasi, serta ketahanan pangan di Papua.
“Selain pendidikan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas isu perubahan iklim dan kesiapan menghadapi dampak El Nino, termasuk penguatan sektor pertanian, irigasi, serta ketahanan pangan di Papua,” ujarnya.
Pertemuan Pemprov Papua dan Kedubes Australia tersebut diharapkan ditindaklanjuti melalui penguatan program kerja sama yang sejalan dengan prioritas pembangunan Papua.
- Penulis :
- Shila Glorya




