HOME  ⁄  Nasional

KBRI Muscat Buka Paviliun Indonesia di OHE 2026, Bidik Ekspor Produk Kesehatan hingga Investasi Oman

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

KBRI Muscat Buka Paviliun Indonesia di OHE 2026, Bidik Ekspor Produk Kesehatan hingga Investasi Oman
Foto: Duta Besar Republik Indonesia untuk Oman Andi Rahadian mengunjungi Paviliun Indonesia dalam gelaran Oman Health Exhibition 2026 di Muscat, Oman (sumber: KBRI Muscat)

Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Muscat membuka Paviliun Indonesia dalam Oman Health Exhibition (OHE) 2026 untuk mendorong ekspor produk kesehatan dan farmasi nasional sekaligus memperluas peluang investasi dan kerja sama sektor kesehatan antara Indonesia dan Oman.

OHE 2026 yang disebut sebagai pameran kesehatan terbesar di Oman berlangsung di Muscat pada 21–23 September 2026.

Pembukaan Paviliun Indonesia dilakukan melalui seremoni yang dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Oman Ahmed bin Salim Al-Mandhari bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Oman Andi Rahadian.

Paviliun Indonesia menjadi sarana promosi bagi rumah sakit dan perusahaan nasional untuk memperluas akses pasar produk serta layanan kesehatan Indonesia di Oman dan kawasan Timur Tengah.

Indonesia Bidik Ekspor dan Proyek Kesehatan di Oman

Andi berharap keikutsertaan pelaku industri Indonesia dalam OHE 2026 dapat memperluas ekspor produk kesehatan dan farmasi nasional ke Oman dan pasar Timur Tengah.

Partisipasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan peluang pelaku Indonesia memperoleh berbagai proyek kesehatan di Oman sekaligus membuka investasi Oman pada sektor layanan kesehatan di Indonesia.

“Serta sekaligus meningkatkan peluang mendapatkan proyek-proyek kesehatan di Oman dan peluang investasi Oman dalam layanan kesehatan di Indonesia,” ucap Andi Rahadian dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Andi, OHE 2026 juga menjadi kesempatan untuk mendorong transfer teknologi, pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta peningkatan layanan kesehatan.

Pameran tersebut turut dimanfaatkan untuk membuka peluang penempatan tenaga kerja terampil asal Indonesia di Oman.

Indonesia juga membidik peningkatan kunjungan wisatawan Oman untuk memperoleh layanan dan pengalaman kesehatan di Indonesia.

Potensi tersebut meliputi wisata medis atau medical tourism, wisata kesehatan atau health tourism, serta wisata kebugaran atau wellness tourism.

Delapan Rumah Sakit dan Perusahaan Indonesia Ikuti OHE 2026

Sebanyak tiga rumah sakit Indonesia berpartisipasi dalam OHE 2026, yakni Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Murni Teguh, dan Rumah Sakit Siloam.

Lima perusahaan Indonesia juga mengikuti pameran tersebut, yaitu PT Konimex, PT Raksasi Ruri Arimbi, PT Lucas Transmamin Perkasa, PT Yagi Natural Indonesia, dan PT Cinta Segara Indonesia.

KBRI Muscat melalui diplomasi ekonomi sektor kesehatan terus mendorong peningkatan akses pasar produk kesehatan Indonesia sekaligus memperluas jejaring bisnis dengan Oman dan negara-negara lain di kawasan Teluk.

“KBRI Muscat terus mendorong diplomasi ekonomi di sektor kesehatan melalui sinergi bersama pemerintah dan swasta untuk semakin meningkatkan akses pasar produk kesehatan Indonesia, memperluas jejaring bisnis, dan menghadirkan peluang kerja sama yang lebih konkrit antara Indonesia dan Oman serta negara-negara lainnya di kawasan Teluk,” ujarnya.

Inisiatif tersebut sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral dan kemitraan dengan Oman yang disebut sejalan dengan Oman Vision 2040.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026