
Pantau - Lebih dari 40 imam besar dari berbagai negara memanjatkan doa bersama untuk persatuan umat Islam dan Masjid Al Aqsa di Masjid Istiqlal, Jakarta, selepas Shalat Jumat dalam rangkaian International Grand Imam Conference (IGIC) 2026.
Doa bersama tersebut dipimpin Dosen Al-Azhar Mesir Ahmad Al Showi dengan memohon agar umat Islam dipersatukan, barisan kaum Muslimin disatukan, serta berbagai kelemahan yang ada diperbaiki.
Ahmad Al Showi memanjatkan doa, “Ya Allah, satukanlah kalimat kaum Muslimin. Ya Allah, persatukanlah kaum Muslimin. Ya Allah, satukanlah barisan mereka dan perbaikilah kelemahan mereka.”
IGIC 2026 merupakan pertemuan para imam besar dunia yang mengangkat berbagai isu mengenai perdamaian dan kemanusiaan.
Para Imam Doakan Pemimpin Negara Muslim
Dalam doa yang dipanjatkan di Masjid Istiqlal, para imam memohon agar umat Islam diberikan persatuan, kekuatan, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi.
Para imam juga mendoakan para pemimpin negara-negara Muslim agar memperoleh petunjuk dalam menjalankan amanah mereka.
Mereka turut memohon agar para pemimpin tersebut dikelilingi oleh penasihat-penasihat yang baik.
Doa bersama juga memuat permohonan perlindungan bagi Islam dan kaum Muslimin serta negeri-negeri Muslim dari berbagai keburukan.
Kehadiran para pemimpin keagamaan dari berbagai kawasan dalam IGIC 2026 menjadi momentum untuk menyatukan harapan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan umat, termasuk situasi di Palestina dan Masjid Al Aqsa.
Masjid Al Aqsa Jadi Perhatian Khusus
Masjid Al Aqsa mendapatkan perhatian khusus dalam rangkaian doa bersama tersebut dengan permohonan agar tempat suci itu dikembalikan kepada kaum Muslimin.
Para imam juga memohon agar umat Islam diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah di Masjid Al Aqsa.
“Ya Allah, persatukanlah kalimat kaum Muslimin. Ya Allah, kembalikanlah Masjid Al Aqsa kepada kaum Muslimin. Ya Allah, karuniailah kami kesempatan untuk shalat di masjid Rasul-Mu SAW dan karuniailah kami kesempatan untuk salat di Masjid Al Aqsa, wahai Tuhan semesta alam,” demikian doa yang dipanjatkan para imam.
Doa tersebut turut memuat harapan lintas generasi agar umat Islam dapat mewujudkan harapan yang dipanjatkan bagi Masjid Al Aqsa.
Apabila kesempatan tersebut belum diberikan kepada generasi saat ini, para imam memohon agar harapan itu dapat diwujudkan melalui anak-anak dan generasi berikutnya.
Rangkaian doa kemudian ditutup dengan permohonan ampun bagi seluruh Muslim dan Muslimat serta Mukminin dan Mukminat, baik yang masih hidup maupun telah wafat.
Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan sikap pemerintah dan masyarakat Indonesia terkait Palestina dalam pertemuan di Jakarta pada Jumat.
Nasaruddin menyatakan pemerintah dan masyarakat Indonesia selalu bersama Palestina dalam mendukung hak-haknya serta kemerdekaan yang terus diperjuangkan.
“Indonesia akan selalu dan selamanya berdiri bersama Palestina,” kata Nasaruddin.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Mufti Agung Al Quds sekaligus Imam Masjid Al Aqsa Palestina, Syekh Muhammad Hussein.
Pertemuan itu juga dihadiri Penasihat Presiden Otoritas Palestina untuk Urusan Agama yang sekaligus menjabat Hakim Syariah Tertinggi, Mahmoud Al-Habbash.
- Penulis :
- Shila Glorya




