HOME  ⁄  Nasional

Kepala BNN Dorong Perubahan Stigma Rehabilitasi Narkoba, Soroti Temuan NPS dalam Vape

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kepala BNN Dorong Perubahan Stigma Rehabilitasi Narkoba, Soroti Temuan NPS dalam Vape
Foto: Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam audiensi dengan ahli terapi rehabilitasi, dokter Sonya, melalui audiensi di Jakarta, Senin 28/9/2026 (sumber: BNN RI)

Pantau - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mendorong perubahan stigma masyarakat terhadap layanan rehabilitasi narkoba agar dipahami sebagai bagian dari proses pemulihan bagi orang yang terdampak permasalahan narkotika.

"Pemahaman masyarakat mengenai rehabilitasi perlu terus diperkuat agar mereka yang terdampak permasalahan narkotika mendapatkan dukungan yang tepat dalam proses pemulihan," ujar Suyudi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Suyudi menjelaskan rehabilitasi narkotika merupakan rangkaian pelayanan kesehatan untuk membantu pemulihan pasien setelah menggunakan narkotika.

Proses rehabilitasi mencakup pemulihan fungsi tubuh, kondisi mental, serta fungsi sosial pasien.

Melalui rehabilitasi, pasien diharapkan dapat kembali mandiri dan mampu menjalankan fungsinya di tengah masyarakat.

BNN Perkuat Kolaborasi Rehabilitasi

Suyudi menegaskan BNN akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat penanganan permasalahan narkotika.

Kolaborasi tersebut antara lain dilakukan melalui pendekatan rehabilitasi dan pascarehabilitasi.

Salah satu langkah yang dilakukan BNN adalah menggelar audiensi dengan ahli terapi rehabilitasi, dokter Sonya, di Jakarta pada Senin, 28 September.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika, rehabilitasi, serta upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ancaman narkotika yang terus berkembang.

Suyudi menyatakan setiap gagasan dan inisiatif mengenai penanganan permasalahan narkotika yang disampaikan kepada BNN akan dikaji lebih lanjut.

BNN Soroti Narkotika Jenis Baru dalam Vape

Selain persoalan rehabilitasi, perkembangan penggunaan rokok elektrik atau vape menjadi perhatian BNN karena adanya temuan narkotika jenis baru atau new psychoactive substances (NPS) dalam produk tersebut.

Kondisi itu dinilai menunjukkan bentuk dan modus penyalahgunaan narkotika terus berkembang dan semakin beragam.

"Edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai bentuk dan modus penyalahgunaan narkotika yang semakin beragam dapat dikenali sejak dini," ujar Suyudi.

BNN menyatakan terbuka untuk melakukan kolaborasi melalui berbagai media edukasi, termasuk diskusi dan pemanfaatan media sosial untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Materi edukasi dapat mencakup bahaya narkotika, kerentanan penggunaan rokok elektrik, serta pentingnya rehabilitasi bagi orang yang terdampak permasalahan narkotika.

Kolaborasi melalui berbagai saluran tersebut diharapkan memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat pemahaman bahwa penanggulangan penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026