HOME  ⁄  Nasional

BNPB Percepat Pembangunan 272 Huntara bagi Penyintas Gempa NTT

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Percepat Pembangunan 272 Huntara bagi Penyintas Gempa NTT
Foto: (Sumber :Kepala BNPB Suharyanto meninjau pembangunan rumah hunian sementara (huntara) di Desa Sobo, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/9/2026). ANTARA/HO-BNPB.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan 272 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan pembangunan disesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan penyintas.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan pendekatan fleksibel dan bertahap diterapkan agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh tempat tinggal layak selama masa transisi menuju pemulihan.

"Pembangunan huntara menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan standar teknis yang berlaku," kata Suharyanto seusai meninjau pembangunan huntara di Desa Sobo, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada.

BNPB Siapkan Dua Skema Hunian Sementara

BNPB menyiapkan dua pilihan tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat sebelum memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dua skema tersebut berupa pemberian Dana Tunggu Hunian (DTH) atau penyediaan bangunan huntara.

Pembangunan huntara dilakukan secara bertahap sehingga setiap unit yang telah selesai dapat langsung ditempati keluarga penerima manfaat.

"Untuk huntara ini dibangun secara bertahap. Yang sudah selesai dapat ditempati, sementara yang masih dalam proses kita percepat penyelesaiannya," ujar Suharyanto.

Enam Huntara Mandiri dan Lima Huntara Insitu Rampung

Berdasarkan data BNPB per 28 September 2026, enam unit huntara mandiri telah selesai dibangun di Kabupaten Ngada.

Empat unit huntara mandiri berada di Kecamatan Aimere, sedangkan Kecamatan Riung dan Kecamatan Wolomeze masing-masing memiliki satu unit yang telah rampung.

Selain huntara mandiri, BNPB telah menyelesaikan pembangunan lima unit huntara insitu.

Sebanyak 272 unit huntara lainnya masih berada dalam tahap percepatan penyelesaian fisik.

BNPB memastikan penentuan lokasi dan daftar penerima manfaat huntara telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah daerah untuk memastikan bantuan diberikan tepat sasaran.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026