HOME  ⁄  Nasional

Bahlil Sebut Dapat Amanah dari Prabowo Jadi Menko sekaligus Rangkap Menteri ESDM

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bahlil Sebut Dapat Amanah dari Prabowo Jadi Menko sekaligus Rangkap Menteri ESDM
Foto: Arsip foto - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan paparan saat Enlit Asia - MKI Electricity Connect 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa 22/9/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator sekaligus merangkap Menteri ESDM.

Bahlil menyampaikan informasi tersebut sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang.

Menurut Bahlil, dirinya menerima telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengenai penugasan baru tersebut.

"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil.

Posisi Menko Bahlil Belum Diumumkan

Bahlil belum menjelaskan secara spesifik posisi Menteri Koordinator yang akan diembannya.

Namun, beredar kabar Ketua Umum Partai Golkar tersebut akan menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.

Saat ditanya mengenai pembagian tugas dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Bahlil belum memberikan penjelasan lebih lanjut karena prosesi pelantikan belum berlangsung.

"Nanti kan saya belum dilantik, setelah pelantikan baru saya memberikan keterangan pers," ungkap Bahlil.

Menurut Bahlil, penugasan baru tersebut merupakan amanah dari Presiden Prabowo untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara," kata Bahlil.

Sarmuji Juga Datangi Istana

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat dan menteri Kabinet Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis siang.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengonfirmasi Presiden dijadwalkan melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Selain Bahlil dan sejumlah pejabat lainnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji mendatangi Istana menjelang agenda pelantikan.

Sarmuji mengaku memperoleh tugas untuk membantu Presiden Prabowo dalam bidang perindustrian setelah menerima telepon dari Sekretaris Kabinet.

"Saya ditelepon Pak Seskab, ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah kira-kira begitu," ujar Sarmuji.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026