
Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang menunjukkan perkembangan dalam kepercayaan diri, kesehatan, kemampuan akademik, dan kedisiplinan setelah sekitar satu tahun mengikuti pendidikan.
Perkembangan tersebut terlihat saat para siswa tampil dalam kegiatan Dialog Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat bersama Menteri Sosial di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
Salah satu siswa, Ai Rahayu, membacakan puisi bertajuk "Kami Akan Menembus Cadas Kehidupan" dengan iringan piano di hadapan orang tua dan tamu yang hadir.
"Hari ini, kami berada di Sekolah Rakyat. Disini kami belajar bahwa nasib keluarga kami, tidak harus berhenti pada kemiskinan," kata Ai Rahayu saat membacakan salah satu bait puisi bertajuk 'Kami Akan Menembus Cadas Kehidupan'.
Selain puisi dan paduan suara, para siswa menampilkan yel-yel, baris variasi, hadrah, atraksi karate, tari tradisional, dan pidato.
Gus Ipul Soroti Perkembangan Siswa
Gus Ipul mengatakan para siswa sebelumnya cenderung kurang percaya diri ketika pertama kali masuk Sekolah Rakyat.
"Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik, di depan masyarakat, di depan audiens, kurang percaya diri. Tapi hari ini kita lihat anak-anak kita sudah tumbuh berkembang dengan baik dari sisi kesehatan, dari sisi kemampuan akademik maupun dari kedisiplinan," ujar Gus Ipul.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak tahap rintisan hingga pembangunan gedung permanen.
"Saya berterima kasih kepada Pak Bupati karena kita memulai operasional sekolah rakyat (Sumedang) sejak tahun kemarin, dimulai dengan sekolah rakyat rintisan dan yang kedua dilanjutkan dengan sekarang sudah menggunakan gedung permanen," ujarnya.
Pemkab Sumedang Diminta Dukung Kebutuhan Guru
Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memenuhi berbagai kebutuhan Sekolah Rakyat di Sumedang.
"Insya Allah kita akan bekerja sama dengan Pak Bupati (Sumedang), melengkapi semua kebutuhan-kebutuhan yang mungkin masih perlu waktu untuk memenuhinya. Misalnya kecukupan guru, kecukupan tenaga kependidikan yang lain. Maka saya minta bantuan dari Pak Bupati untuk bisa didukung," ungkapnya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyatakan pemerintah daerah akan mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai salah satu sarana pendidikan bagi masyarakat.
"Sekolah rakyat yang betul-betul menjadi wahana, tempat bagi warga Sumedang, tidak boleh seorang pun yang tertinggal. Setiap orang berhak untuk sukses, setiap orang berhak punya mimpi, setiap orang berhak untuk mewujudkan mimpinya, dan sekolah rakyat adalah salah satu yang akan menghadirkannya," kata Dony.
Sekolah Rakyat Sumedang Tampung 476 Siswa
Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang saat ini menampung sekitar 476 siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Jumlah tersebut terdiri atas 113 siswa SD, 196 siswa SMP, dan 167 siswa SMA.
Kegiatan dialog turut dihadiri Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, sejumlah kepala dinas, jajaran Kemensos, serta Forkopimda Kabupaten Sumedang.
- Penulis :
- Aditya Yohan




