HOME  ⁄  Nasional

Kemenhub Percepat Pembaruan Lebih dari 40 Regulasi Keselamatan Penerbangan Jelang Audit ICAO 2027

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kemenhub Percepat Pembaruan Lebih dari 40 Regulasi Keselamatan Penerbangan Jelang Audit ICAO 2027
Foto: Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Achmad Setiyo Prabowo memaparkan kondisi penerbangan nasional dalam Lokakarya di Bandung, Jawa Barat, Jumat 2/10/2026 (sumber: ANTARA/Harianto)

Pantau - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pembaruan lebih dari 40 regulasi keselamatan penerbangan untuk mengikuti amandemen International Civil Aviation Organization (ICAO) sekaligus memperkuat pengawasan sektor penerbangan nasional.

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan serta memastikan operasional penerbangan nasional tetap aman dan berkelanjutan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Achmad Setiyo Prabowo mengatakan Indonesia mencatat tingkat effective implementation keselamatan penerbangan sebesar 85 persen berdasarkan hasil evaluasi terbaru.

Achmad menyebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan perhatian besar terhadap upaya peningkatan standar keselamatan penerbangan nasional.

"Hal ini tentunya Bapak Menteri Perhubungan (Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi) sangat concern. Ada kurang lebih lebih dari 40 regulasi yang harus di-update, di-upgrade, mengikuti amandemen dari ICAO (International Civil Aviation Organization," kata Achmad dalam Lokakarya di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Indonesia Bersiap Hadapi Audit ICAO 2027

Menurut Achmad, capaian effective implementation sebesar 85 persen tidak boleh hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga merupakan tanggung jawab yang harus terus dijaga secara berkelanjutan.

Tanggung jawab menjaga keselamatan penerbangan melibatkan regulator, operator bandar udara, maskapai penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub menargetkan berbagai temuan yang masih ada dapat diselesaikan sebelum audit keselamatan ICAO berikutnya pada 2027.

Penyelesaian temuan tersebut diarahkan agar Indonesia dapat memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional secara menyeluruh dan konsisten.

Pembaruan lebih dari 40 regulasi juga mempertimbangkan perkembangan amandemen ICAO dan kebutuhan industri penerbangan modern yang terus berubah.

Kemenhub mengharapkan regulasi yang diperbarui mampu memperkuat kepastian hukum sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap berbagai aktivitas penerbangan.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk membangun sistem keselamatan penerbangan nasional yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berbagai tantangan global.

Kemenhub Tekankan Kolaborasi dan Tanpa Toleransi terhadap Kesalahan

Achmad menegaskan keberhasilan menjaga keselamatan penerbangan tidak hanya ditentukan oleh regulator, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh operator dan pemangku kepentingan.

Standar keselamatan harus diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas operasional penerbangan sehari-hari.

Menurut Achmad, pembaruan regulasi menjadi salah satu fondasi penting untuk mempertahankan kualitas layanan transportasi udara sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Kepercayaan tersebut diharapkan terbangun melalui penyelenggaraan penerbangan yang aman, tertib, dan berkesinambungan.

Pemerintah memastikan harmonisasi regulasi keselamatan penerbangan akan terus dipercepat agar penyelenggaraan penerbangan nasional memenuhi standar internasional.

Selain memperkuat keselamatan, pemenuhan standar internasional diharapkan meningkatkan daya saing sektor transportasi udara Indonesia pada masa mendatang.

Achmad menekankan setiap pihak yang bekerja di sektor penerbangan tidak boleh memberikan toleransi terhadap kesalahan sekecil apa pun karena dapat menimbulkan konsekuensi fatal.

"Kita semua yang bekerja di sektor penerbangan, itu tidak boleh mentolerir satu atau sekecil apapun kesalahan. Karena dampaknya adalah berakibat fatal," kata Achmad.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026