
Pantau - Basarnas menghentikan operasi penyelaman dalam pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 setelah memasuki hari ke-21 karena kondisi jasad korban dan badan kapal membuat operasi bawah air dinilai tidak lagi efektif serta berisiko bagi penyelam.
Keputusan tersebut disampaikan Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam.
Hingga Sabtu pukul 22.00 WITA, sebanyak 188 dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sedangkan 55 orang masih dalam pencarian.
Kondisi Jasad dan Kapal Membuat Penyelaman Dihentikan
Syafii menjelaskan kondisi korban yang ditemukan pada awal operasi berbeda dengan keadaan setelah pencarian berlangsung selama tiga pekan.
“Pada beberapa hari pertama kondisi korban yang dievakuasi dari dalam kapal yang tenggelam masih memungkinkan untuk terapung, sehingga ketika berhasil dikeluarkan dari dalam kapal, korban dapat diterima di atas air laut dengan komunikasi yang dimiliki tim,” kata Syafii.
Menurut dia, struktur kapal juga terus mengalami perubahan sejak hari pertama operasi SAR sehingga memengaruhi kondisi dan keselamatan pencarian di bawah air.
“Jika pada hari-hari sebelumnya korban dapat naik dengan sendirinya setelah dikeluarkan, kini korban dapat terurai ketika berhasil dikeluarkan dari dalam kapal. Karena itu, tidak efektif kalau operasi underwater ini kita teruskan dalam kondisi sekarang,” ujarnya.
Basarnas menyatakan kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dikerahkan, sementara pencarian bawah air selama tiga hari terakhir tidak kembali menemukan korban.
“Kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan, dan tiga hari terakhir ini tidak menemukan korban lagi,” tuturnya.
Syafii mengatakan masih terdapat bagian kapal yang belum dijangkau penyelam, termasuk lambung kiri, tetapi kondisi badan dan bagian dalam kapal sangat labil sehingga membahayakan keselamatan personel.
Basarnas Fokus Cari Korban yang Diduga Hanyut
Meski operasi penyelaman dihentikan, Basarnas tetap melanjutkan operasi SAR dengan memusatkan pencarian di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus laut.
Wilayah pencarian tersebut mencakup perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Basarnas juga mengharapkan operasi salvage atau pengangkatan badan kapal oleh pemilik KM Virgo Transport 8 dapat segera dilakukan.
Pengangkatan kapal diperlukan untuk memastikan keberadaan korban yang diduga masih berada di dalam kapal sekaligus memungkinkan proses evakuasi dilakukan setelah badan kapal berhasil diangkat dari dasar laut.
Hingga hari ke-21 operasi SAR, Basarnas masih mencari 55 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Gerry Eka




