
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan praktik penyelundupan menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia karena dapat menggerus kekayaan negara, mengancam kedaulatan, serta membahayakan kelangsungan hidup masyarakat melalui masuknya narkotika.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026).
“Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita,” ujar Presiden Prabowo.
Prabowo juga menyebut penyelundupan narkotika ke Indonesia sebagai ancaman serius terhadap masyarakat dan kelangsungan bangsa.
Prabowo Tegaskan TNI Harus Jaga Kekayaan Indonesia
Presiden mengatakan pembangunan kekuatan TNI ditujukan untuk menjaga rakyat, wilayah, serta kekayaan Indonesia.
“Kita ingin selalu menjaga rakyat kita. Kita ingin selalu menjaga wilayah kita. Kita ingin selalu menjaga kekayaan kita,” katanya.
Menurut Prabowo, perlindungan terhadap kekayaan negara diperlukan agar sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Kekuatan TNI juga dinilai diperlukan untuk mendukung upaya menghilangkan kemiskinan dan kelaparan serta memastikan masa depan generasi penerus Indonesia.
TNI Diminta Selalu Hadir untuk Rakyat
Prabowo turut mengingatkan sejarah TNI yang lahir dari rakyat dan tumbuh bersama perjuangan rakyat Indonesia.
Ia menyebut TNI sebagai tentara pejuang kemerdekaan yang telah berdiri bahkan sebelum negara mampu menyediakan anggaran.
Karena itu, Prabowo menegaskan seluruh kekuatan TNI harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat Indonesia.
Presiden juga meminta para prajurit TNI tidak menjauh dari masyarakat dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




