HOME  ⁄  Nasional

BKSAP Tegaskan Diplomasi Parlemen Harus Membawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BKSAP Tegaskan Diplomasi Parlemen Harus Membawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global
Foto: (Sumber :Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh dalam rapat dengan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tangerang terkait pembahasan mengenal Diplomasi Parlemen Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (5/10/2026). Foto: Farhan/sai.)

Pantau - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan diplomasi parlemen harus mampu membawa aspirasi masyarakat dan kepentingan nasional Indonesia ke berbagai forum internasional.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh mengatakan keberhasilan diplomasi parlemen tidak diukur dari banyaknya forum internasional yang diikuti, melainkan dari sejauh mana pandangan Indonesia dapat diperjuangkan dalam pembahasan dan resolusi internasional.

Pernyataan itu disampaikan Husein dalam acara BKSAP Day di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026).

Aspirasi Masyarakat Jadi Ukuran Keberhasilan

"Boleh dikatakan bahwa tujuan ataupun KPI kita di BKSAP adalah bukan banyaknya forum yang kita ikuti."

"Dalam satu tahun mungkin ada kurang lebih 30 atau 40 forum internasional."

"Tapi capaian kita itu bukan banyaknya forum yang kita ikuti, tapi bagaimana aspirasi dari masyarakat Indonesia, aspirasi dari pemerintah yang mencerminkan kepentingan masyarakat Indonesia itu bisa disampaikan di dalam forum internasional," ujar Husein.

Menurutnya, diplomasi parlemen memiliki fleksibilitas lebih tinggi dibandingkan jalur diplomasi formal pemerintah, terutama dalam memanfaatkan momentum perundingan langsung dengan perwakilan negara lain.

Husein menyebut pertemuan bilateral di sela-sela sidang internasional menjadi salah satu bagian penting dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia.

"Tapi yang paling penting adalah sebetulnya itu pertemuan-pertemuan bilateral di luar dari sidang-sidang tersebut."

"Jadi pada saat sidang, ada break, ada reses, biasanya ada beberapa negara menginginkan adanya pertemuan bilateral meeting."

"Nah, di situlah sebetulnya permainan yang sebetulnya ataupun komunikasi yang sebetulnya, urgensi yang sebetulnya dimulai," kata politikus Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Kepentingan Nasional Menjadi Prioritas

Husein menegaskan BKSAP selalu menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas dalam setiap pertemuan bilateral dengan parlemen negara lain.

Menurutnya, delegasi Indonesia harus memahami kepentingan yang dibawa negara mitra sekaligus memperhitungkan manfaat yang dapat diperoleh Indonesia dari proses diplomasi tersebut.

"Jadi pada saat kita mengadakan bilateral meeting, Kita harus mikir, kita harus mikir apa yang nanti mereka inginkan dari kita, atau mereka apakah mereka akan menginginkan hal A untuk mendukung mereka, dan tapi apa yang kita dapatkan untuk kepentingan bangsa Indonesia," tegasnya.

Melalui BKSAP Day, BKSAP juga berupaya mendekatkan aktivitas diplomasi parlemen dengan kalangan akademisi agar berbagai dinamika global dapat direspons dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026