
Pantau - Pedagang di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendukung penataan saluran air oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dengan harapan mereka tetap diperbolehkan berjualan di lokasi tersebut setelah pengerjaan selesai.
Salah seorang pedagang, Siti Aminah (37), mengatakan penataan dapat membuat kawasan tempat mereka berjualan menjadi lebih rapi.
"Ya kalau ini biar ini aja sih, lebih rapi tempat jualannya, masih bisa boleh jualan, itu sih yang penting," kata Siti saat ditemui di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan.
Penataan dilakukan dengan memundurkan bangunan warung agar tidak lagi berdiri di atas saluran air yang merupakan fasilitas pemerintah.
Siti mengaku telah berjualan di kawasan tersebut sejak 2012 dan membangun sendiri bagian depan serta atap warung karena sebelumnya belum tersedia bangunan untuk berjualan.
Pedagang Telah Terima Surat Peringatan
Siti mengaku belum mengetahui kapan perbaikan saluran air dimulai maupun berapa lama pedagang harus menghentikan aktivitas berjualan selama proses penataan.
Para pedagang telah menerima Surat Peringatan (SP) 2 dan mendapat informasi bahwa mereka akan menerima SP 3.
Siti berharap penataan dapat dilakukan tanpa pembongkaran paksa dan pedagang tetap bisa melanjutkan mata pencaharian setelah kawasan selesai dirapikan.
Pedagang lainnya, Wahid Hasim, juga menyatakan mendukung penataan selama kawasan tersebut nantinya masih dapat digunakan untuk berjualan.
"Kalau jadi rapi mendukung. Kalau ntar udah rapi terus bisa jualan lagi gitu pasti mendukung," kata Wahid.
Penertiban Membuat Usaha Sementara Berhenti
Wahid yang sehari-hari berjualan bakso, mi ayam, dan soto mie mengatakan aktivitas penertiban membuat usahanya sementara berhenti sehingga berdampak pada pemasukan.
Pada hari biasa, Wahid menyebut sedikitnya dapat menjual sekitar 30 porsi makanan.
Jumlah pengunjung kawasan Setu Babakan cenderung meningkat pada akhir pekan dan hari libur karena banyak wisatawan datang ke kawasan tersebut.
Wahid berharap dapat kembali berjualan di lokasi yang sama setelah proses penataan selesai.
Ia juga tidak setuju apabila harus direlokasi ke tempat yang jauh dari Setu Babakan karena dinilai dapat menyulitkan keberlangsungan usahanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




