HOME  ⁄  Nasional

Sebanyak 900 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Kawal Parade Pembalap MotoGP 2026 di Mataram

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sebanyak 900 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Kawal Parade Pembalap MotoGP 2026 di Mataram
Foto: (Sumber :Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko. (ANTARA/Dhimas B.P.).)

Pantau - Sebanyak 900 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan parade pembalap MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/10/2026) sore.

Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko mengatakan ratusan personel tersebut berasal dari Polresta Mataram, Brimob, TNI, serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Mataram.

"Sedikitnya ada 900 personel yang terlibat dalam pengamanan parade hari ini," kata Hendro di Mataram, Rabu.

Seluruh personel telah ditempatkan di lapangan sesuai tugas dan titik pengamanan masing-masing untuk memastikan rangkaian parade berlangsung lancar.

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kesiapan pengamanan dipastikan setelah apel personel gabungan yang digelar di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Rabu.

Hendro meminta seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab, menjalankan peran sesuai titik penugasan, serta mengedepankan sikap profesional selama pengamanan.

"Kesuksesan pawai ini sangat menentukan citra Polri, khususnya Polresta Mataram, dalam melakukan kegiatan pengamanan kegiatan berskala besar. Oleh karena itu, personel diharapkan menjalankan tugas ini sebaik-baiknya sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai," ucapnya.

Kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas selama parade dengan mengalihkan sementara kendaraan yang menuju jalur pawai ke sejumlah ruas jalan lain.

Parade dijadwalkan dimulai pukul 15.00 Wita dari Taman Sangkareang menuju arah barat Jalan Pejanggik.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dari simpang empat Masjid Islamic Center Hubbul Wathan menuju Jalan Udayana dan berakhir di Teras Udayana.

Personel Diminta Cepat Tangani Gangguan

Kapolresta Mataram meminta personel mengambil tindakan secara cepat dan tepat apabila menemukan gangguan selama parade berlangsung.

Sinergi dan komunikasi antara kepolisian, TNI, serta instansi terkait juga ditekankan sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan kegiatan.

"Koordinasi setiap persoalan yang ditemukan di lapangan tetap harus dilakukan. Sinergi dan koordinasi antar personel gabungan harus berjalan dengan lancar," ujarnya.

Parade pembalap tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026