
Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada empat penyintas kebakaran rumah di Jalan Drompol Nomor 4, RT 04/RW 17, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar satu keluarga yang terdampak kebakaran pada Senin (5/10/2026), yang sebelumnya dilaporkan menyebabkan dua warga lanjut usia meninggal dunia.
Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan mengatakan penyaluran bantuan merupakan bagian dari respons kemanusiaan untuk meringankan beban warga setelah mengalami musibah kebakaran.
"Aksi tanggap darurat ini merupakan wujud komitmen kemanusiaan untuk meringankan beban para penyintas kebakaran di Jalan Drompol," kata Bambang di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
PMI Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Keluarga
Bambang menjelaskan bantuan kemanusiaan diserahkan di halaman Kantor Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan sembako, perlengkapan keluarga, peralatan kesehatan, tikar, terpal, dan matras.
Selain kebutuhan tersebut, PMI Jakarta Timur juga menyerahkan pakaian berupa kaos kepada penyintas kebakaran.
"Masing-masing satu paket dan tiga buah kaos," ujar Bambang.
Bantuan tersebut diserahkan kepada pihak Kelurahan Kayu Putih yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Diah Lestari.
Selanjutnya, pihak kelurahan akan meneruskan bantuan kepada satu kepala keluarga yang terdiri atas empat jiwa terdampak kebakaran.
Menurut Bambang, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penyintas memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan atau mengalami kerusakan harta benda akibat kebakaran.
"Melalui penyaluran ini, PMI Jakarta Timur berharap para korban dapat terbantu dalam memulihkan kebutuhan dasar mereka pascakejadian," ucap Bambang.
Kelurahan Kayu Putih Apresiasi Respons Cepat PMI
Lurah Kayu Putih Sugihastuti menyampaikan apresiasi atas bantuan kemanusiaan yang diberikan PMI Jakarta Timur kepada warga terdampak.
Menurutnya, respons tersebut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit setelah musibah kebakaran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Jakarta Timur. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud kepedulian yang membuat warga kami merasa diperhatikan," kata Sugihastuti.
Penyaluran bantuan melalui pihak kelurahan dilakukan agar kebutuhan para penyintas dapat segera diteruskan kepada keluarga penerima.
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan Dua Lansia
Sebelumnya, kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Drompol Nomor 4, RT 04/RW 17, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (5/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga lanjut usia meninggal dunia.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Suhudi mengidentifikasi kedua korban sebagai Sintawati, berusia 90 tahun, dan Eka Ariyono, berusia 60 tahun.
"Akibat kebakaran rumah di Jalan Drompol Nomor 4, RT 04/RW 17, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, korban meninggal dunia yakni Sintawati (90) dan Eka Ariyono (60)," kata Suhudi di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Suhudi, petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian dari warga pada pukul 10.37 WIB.
Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal milik Sintawati dengan luas bangunan terdampak diperkirakan mencapai 300 meter persegi.
Sebanyak 50 Personel Dikerahkan untuk Memadamkan Kebakaran
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam kebakaran untuk menangani peristiwa tersebut.
Operasi pemadaman melibatkan sekitar 50 personel yang diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan penanganan terhadap kebakaran rumah yang menyebabkan dua korban meninggal dunia tersebut.
Tiga hari setelah kejadian, PMI Jakarta Timur menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada empat penyintas melalui Kelurahan Kayu Putih.
Bantuan berupa sembako, perlengkapan keluarga, peralatan kesehatan, dan perlengkapan lainnya tersebut ditujukan untuk membantu pemulihan kebutuhan keluarga terdampak.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




