
Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat menghentikan pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat belum diterimanya dana operasional dari BGN Pusat.
Ketiga SPPG tersebut kembali menjalankan kegiatan pelayanan setelah dana operasional ditransfer dan diterima, sehingga seluruh dapur MBG di Kabupaten Simeulue kini dapat beroperasi kembali.
Koordinator BGN Kabupaten Simeulue, Elysa Wulandari, menyampaikan bahwa persoalan pendanaan yang sempat menyebabkan penghentian sementara operasional tiga SPPG telah teratasi.
Dalam keterangannya di Simeulue pada Kamis, Elysa menjelaskan bahwa seluruh SPPG di wilayah tersebut saat ini telah kembali melayani penerima manfaat program MBG.
"Saat ini, semua SPPG di Kabupaten Simeulue beroperasi dengan baik setelah dana operasionalnya masuk. Sebelumnya ada tiga SPPG yang sempat berhenti beroperasi," kata Elysa.
Tiga Dapur MBG di Simeulue Kembali Aktif Setelah Dana Operasional Masuk
Elysa mengungkapkan bahwa tiga SPPG yang sebelumnya menghentikan kegiatan operasional berada di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Simeulue.
Ketiga fasilitas pelayanan tersebut merupakan bagian dari jaringan dapur MBG yang bertugas menyediakan makanan bergizi bagi penerima manfaat di wilayah masing-masing.
SPPG pertama yang sempat menghentikan pelayanan adalah SPPG Suka Jaya yang berlokasi di Kecamatan Simeulue Timur.
SPPG kedua adalah SPPG Desa Lugu yang juga berada di wilayah Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.
Sementara itu, SPPG ketiga yang sebelumnya tidak beroperasi adalah SPPG Kecamatan Teupah Selatan.
Penghentian sementara kegiatan ketiga SPPG tersebut terjadi karena dana operasional dari BGN Pusat belum diterima.
Setelah dana operasional masuk, ketiga SPPG dapat kembali menjalankan kegiatan penyediaan dan pelayanan makanan bergizi kepada penerima manfaat.
Dengan kembali aktifnya SPPG Suka Jaya, SPPG Desa Lugu, dan SPPG Kecamatan Teupah Selatan, pelaksanaan program MBG di wilayah pelayanan masing-masing dapat dilanjutkan.
BGN Kabupaten Simeulue memastikan bahwa kegiatan operasional ketiga dapur tersebut telah kembali berjalan setelah persoalan pendanaan diselesaikan.
Seluruh 11 SPPG di Kabupaten Simeulue Kini Beroperasi
Elysa menjelaskan bahwa Kabupaten Simeulue memiliki sebanyak 11 SPPG yang bertugas mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis.
Sebelumnya, tiga dari 11 SPPG tersebut sempat menghentikan pelayanan karena belum menerima dana operasional dari BGN Pusat.
Setelah pencairan dana dilakukan, seluruh 11 SPPG di Kabupaten Simeulue kini telah kembali beroperasi untuk melayani penerima manfaat program MBG.
Kondisi tersebut menandai pulihnya kegiatan pelayanan seluruh dapur MBG yang tersedia di wilayah kepulauan tersebut.
Elysa berharap operasional seluruh SPPG dapat terus berjalan secara konsisten agar tidak terjadi lagi penghentian pelayanan sementara akibat kendala pendanaan.
Menurutnya, keberlangsungan kegiatan dapur MBG menjadi hal penting untuk memastikan penerima manfaat tetap memperoleh pelayanan sesuai pelaksanaan program.
"Semua SPPG di Kabupaten Simeulue beroperasi melayani penerima manfaat program MBG. Kami berharap jangan ada lagi SPPG yang berhenti beroperasi, sehingga pelayanan program MBG tetap berjalan di Kabupaten Simeulue," kata Elysa Wulandari.
BGN Kabupaten Simeulue berharap kondisi operasional yang telah kembali normal dapat dipertahankan sehingga pelayanan makanan bergizi kepada masyarakat tidak kembali mengalami gangguan.
Keberlanjutan operasional juga menjadi perhatian karena seluruh SPPG memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program MBG di berbagai wilayah kecamatan.
Wilayah Kepulauan Simeulue Membutuhkan Keberlanjutan Pelayanan MBG
Kabupaten Simeulue merupakan salah satu wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh yang secara geografis terpisah dari daratan utama Pulau Sumatra.
Pulau Simeulue terletak di kawasan Samudra Hindia dengan jarak sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.
Kondisi geografis tersebut menjadikan Simeulue sebagai daerah yang membutuhkan perhatian terhadap keberlangsungan berbagai pelayanan masyarakat, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Secara administratif, Kabupaten Simeulue merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat yang terbentuk pada 1999.
Kabupaten tersebut memiliki wilayah pemerintahan yang terdiri atas 10 kecamatan dengan total 138 gampong atau desa.
Jumlah penduduk Kabupaten Simeulue tercatat sekitar 96 ribu jiwa yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan dan desa.
Dengan karakteristik wilayah kepulauan serta persebaran penduduk tersebut, keberadaan 11 SPPG menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program MBG.
Pelayanan melalui dapur MBG diharapkan dapat menjangkau penerima manfaat di wilayah masing-masing secara berkelanjutan.
Kembalinya tiga SPPG yang sebelumnya berhenti beroperasi juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan MBG yang tersedia di Kabupaten Simeulue telah kembali menjalankan kegiatan.
BGN Kabupaten Simeulue berharap seluruh dapur dapat terus beroperasi tanpa mengalami penghentian sementara seperti yang sebelumnya terjadi.
Dengan diterimanya dana operasional dari BGN Pusat, pelayanan program MBG di Kabupaten Simeulue kini kembali berjalan melalui seluruh 11 SPPG yang tersedia.
- Penulis :
- Leon Weldrick




