HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Karo Siap Perluas Lahan Bawang Putih hingga 2.995 Hektare, Targetkan Produksi 20 Ton per Hektare

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Karo Siap Perluas Lahan Bawang Putih hingga 2.995 Hektare, Targetkan Produksi 20 Ton per Hektare
Foto: (Sumber :Sekda Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting saat mengikuti rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan pengembangan bawang putih. ANTARA/Ade Friadi.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, Sumatera Utara, menyatakan kesiapan mempercepat pengembangan pertanian bawang putih melalui optimalisasi lahan seluas 2.995 hektare guna mendukung program swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian dengan mengacu pada target pemerintah pusat sebesar 20 ton bawang putih basah per hektare.

Pernyataan tersebut disampaikan Gelora di Kabanjahe, Jumat (9/10/2026), terkait pelaksanaan program pengembangan kawasan pertanian bawang putih di Sumatera Utara.

Program tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan bawang putih seluas 9.624 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten di Sumatera Utara pada 2026.

Pemkab Karo Optimalkan Potensi Lahan Pertanian Bawang Putih

Gelora menjelaskan Kabupaten Karo memiliki kondisi iklim dan lingkungan pertanian yang mendukung pengembangan komoditas hortikultura, termasuk bawang putih.

Menurutnya, keunggulan agroklimat tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas kawasan budidaya.

"Kabupaten Karo memiliki keunggulan agroklimat yang sangat mendukung untuk budidaya hortikultura, termasuk bawang putih. Kami siap menyukseskan target perluasan kawasan ini, baik untuk pelaksanaan tahun 2026 maupun persiapan matang menuju tahun 2027," ujar Gelora.

Selain pelaksanaan program pada 2026, pemerintah juga merencanakan perluasan kawasan pengembangan bawang putih seluas 3.460 hektare di 11 kabupaten di Sumatera Utara pada 2027.

Pemkab Karo menyatakan siap mendukung pelaksanaan program tersebut melalui pemanfaatan potensi lahan pertanian serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Petani Karo Butuh Benih Berkualitas hingga Jaminan Harga Panen

Meski menyatakan kesiapan, Gelora menegaskan keberhasilan pengembangan bawang putih membutuhkan dukungan konkret dari Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih berkualitas, modernisasi alat dan mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi, serta kepastian penyerapan hasil panen.

Pemkab Karo juga menilai jaminan pasar menjadi faktor penting agar petani tidak mengalami kesulitan menjual hasil produksi ketika memasuki masa panen raya.

"Untuk memastikan program ini berkelanjutan, kami meminta pendampingan intensif dari pusat dan provinsi. Petani Karo membutuhkan jaminan ketersediaan benih bermutu tinggi, modernisasi alat dan mesin pertanian, jaringan irigasi yang andal, serta yang paling krusial adalah kepastian pasar dengan harga yang adil saat panen raya," katanya.

Gelora berharap pendampingan dari pemerintah pusat dan provinsi dapat memastikan program pengembangan bawang putih berjalan secara berkelanjutan dan memberikan keuntungan bagi petani lokal.

Sumatera Utara Kembangkan Bawang Putih di Sembilan Kabupaten

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi menyiapkan pengembangan budidaya bawang putih seluas 9.624 hektare yang tersebar di sembilan kabupaten.

Kabupaten Samosir memperoleh alokasi lahan terbesar mencapai 5.001 hektare, disusul Kabupaten Karo seluas 2.995 hektare dan Humbang Hasundutan seluas 411 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Simalungun mendapat alokasi 384 hektare, Dairi 288 hektare, Toba 234 hektare, Tapanuli Utara 198 hektare, Deli Serdang 73 hektare, serta Mandailing Natal 40 hektare.

"Sumatera Utara memiliki potensi agroklimat yang sangat baik untuk pengembangan komoditas bawang putih," kata Surya.

Melalui pengembangan kawasan pertanian tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten berupaya meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri untuk mendukung percepatan swasembada nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026