
Pantau - DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan bedah rumah kepada warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat kebakaran di kawasan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dengan memprioritaskan keluarga kurang mampu.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad mengatakan bantuan perbaikan rumah diperlukan agar warga terdampak dapat kembali memiliki hunian yang layak setelah kebakaran melanda permukiman mereka.
Menurut Riano, pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu melakukan pendataan untuk menentukan warga yang memenuhi persyaratan menerima bantuan.
"Kita akan lihat, mudah-mudahan program bedah rumah atau bantuan-bantuan dari mana pun bisa meringankan beban warga," kata Riano di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
DPRD DKI Minta Korban Kebakaran Kramat Diprioritaskan
Riano menilai kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di kawasan Kramat menyisakan persoalan bagi warga yang harus membangun kembali tempat tinggal mereka.
Ia mengatakan bantuan kebutuhan sehari-hari perlu diikuti dengan dukungan pemulihan hunian, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, langkah awal yang harus dilakukan adalah mendata dan menginventarisasi rumah warga yang terdampak kebakaran.
Pendataan tersebut perlu melibatkan pihak kelurahan, kecamatan, dan instansi terkait agar kondisi setiap keluarga dapat diketahui secara menyeluruh.
Hasil pendataan nantinya dapat digunakan untuk menentukan warga yang memenuhi ketentuan penerima program bedah rumah.
"Bagi masyarakat yang memang secara aturan dan ketentuan bisa mendapatkan bantuan bedah rumah, tentunya nanti bisa kita prioritaskan. Apalagi bagi masyarakat yang benar-benar kurang mampu, ini menjadi sangat penting dan prioritas bagi kita," katanya.
Riano Salurkan Sembako dan Santunan kepada Warga Terdampak
Riano telah meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Kramat pada Sabtu (10/10/2026) untuk melihat kondisi warga setelah kejadian.
Dalam kunjungan tersebut, anggota DPRD DKI dari Fraksi NasDem itu turut menyerahkan bantuan berupa sembako, air mineral, perlengkapan balita, dan santunan uang tunai.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah mengerahkan sejumlah instansi untuk membantu masyarakat terdampak.
Instansi yang terlibat dalam penanganan tersebut antara lain Dinas Sosial DKI Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, dan perangkat kewilayahan.
"Kedatangan ini bukan sekadar untuk menyapa dan melihat kondisi warga. Tetapi juga ingin memastikan penanganan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama jajaran terkait berjalan maksimal," ujarnya.
Pemulihan Rumah Warga Perlu Koordinasi Pemerintah Daerah
Riano yang juga menjabat Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi berharap koordinasi antarlembaga terus diperkuat dalam menangani dampak kebakaran.
Menurutnya, warga tidak hanya membutuhkan bantuan darurat, tetapi juga dukungan untuk memulihkan kondisi tempat tinggal mereka.
"Warga juga mendapat dukungan untuk memulihkan tempat tinggal dan kembali menjalani kehidupan secara normal," ucapnya.
Ia menilai kerja sama antara pemerintah daerah, perangkat wilayah, dan instansi terkait diperlukan agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan dan ketentuan.
Hingga pernyataan tersebut disampaikan, bantuan bedah rumah masih berupa usulan yang didorong DPRD DKI Jakarta dan belum dinyatakan sebagai program yang telah disetujui bagi seluruh korban.
Kebakaran Kramat Pulo Libatkan 30 Mobil Pemadam
Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2026) malam.
Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dan 90 personel dikerahkan untuk menangani kobaran api di kawasan tersebut.
Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah rumah warga terbakar sehingga menimbulkan kebutuhan bantuan darurat dan pemulihan tempat tinggal.
DPRD DKI Jakarta berharap proses pendataan segera dilakukan agar warga yang memenuhi persyaratan, khususnya keluarga kurang mampu, dapat diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
- Penulis :
- Gerry Eka




