HOME  ⁄  Nasional

Dishub DKI Kerahkan 1.420 Personel Atasi Kemacetan Jakarta Mulai Senin, Petugas Disiagakan pada Jam Sibuk Pagi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dishub DKI Kerahkan 1.420 Personel Atasi Kemacetan Jakarta Mulai Senin, Petugas Disiagakan pada Jam Sibuk Pagi
Foto: Ilustrasi - Kemacetan terjadi usai libur Lebaran 2026 di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (30/3/2026).

Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengerahkan 1.420 personel untuk mengurai kemacetan lalu lintas pada jam sibuk pagi melalui program Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) yang mulai dilaksanakan Senin (12/10/2026).

Program tersebut menyasar sejumlah titik prioritas kepadatan lalu lintas di lima wilayah kota administrasi Jakarta dengan melibatkan pejabat struktural hingga petugas lapangan.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pengendalian lalu lintas melalui pemantauan langsung dan koordinasi penanganan kemacetan.

Gebrak Pagi dijadwalkan berlangsung setiap Senin, Selasa, dan Kamis mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.

Sebanyak 1.420 Personel Dishub DKI Diterjunkan ke Titik Kemacetan

Budi menjelaskan bahwa pelaksanaan Gebrak Pagi melibatkan berbagai unsur di lingkungan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Personel yang dikerahkan mencakup kepala dinas, wakil kepala dinas, pejabat eselon III dan IV, staf, serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah lokasi prioritas untuk memantau kondisi lalu lintas dan membantu penanganan kepadatan kendaraan.

Menurut Budi, keterlibatan pejabat secara langsung diperlukan agar persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi.

“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Pemantauan langsung tersebut diharapkan membantu petugas menentukan langkah penanganan sesuai kondisi lalu lintas di masing-masing lokasi.

Gebrak Pagi Digelar Tiga Kali Seminggu Mulai Pukul 06.30 WIB

Dishub DKI Jakarta menetapkan jadwal pelaksanaan Gebrak Pagi sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Kegiatan akan berlangsung setiap Senin, Selasa, dan Kamis pada pukul 06.30–08.00 WIB.

Pemilihan waktu tersebut disesuaikan dengan periode sibuk pagi ketika masyarakat mulai melakukan perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, dan berbagai tujuan lainnya.

Budi mengatakan pembagian tugas dan penjadwalan personel telah disusun agar program berjalan tanpa mengganggu pelayanan publik.

Pelaksanaan Gebrak Pagi juga diatur agar tidak menghambat agenda kedinasan lain yang menjadi tanggung jawab para pejabat dan petugas Dishub.

Melalui pengaturan tersebut, kegiatan pengendalian lalu lintas di lapangan dapat dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan rutin kepada masyarakat.

Dishub DKI Minta Pengendara Tidak Parkir Sembarangan

Selain mengerahkan petugas, Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat ikut mendukung kelancaran lalu lintas selama jam sibuk pagi.

Pengendara diminta mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berhenti atau memarkir kendaraan secara sembarangan karena dapat menghambat pergerakan lalu lintas.

Kepatuhan pengendara menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat membantu petugas menangani kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Dishub menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kelancaran mobilitas di Jakarta.

Dishub Perkuat Pemantauan Langsung untuk Urai Kemacetan

Budi menegaskan bahwa program Gebrak Pagi merupakan bentuk keterlibatan langsung jajaran Dishub DKI Jakarta dalam menangani persoalan lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, pejabat dan petugas diharapkan dapat memahami kondisi sebenarnya di titik-titik kemacetan.

Hasil pemantauan lapangan akan menjadi bagian dari koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.

"Melalui Gebrak Pagi, Dishub menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung mobilitas Jakarta," katanya.

Program Gebrak Pagi mulai diterapkan pada Senin (12/10/2026) dengan fokus pada pengendalian kepadatan lalu lintas selama jam sibuk pagi di lima wilayah kota administrasi Jakarta.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026