
Pantau - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengerahkan 170 personel gabungan untuk membantu penanganan warga terdampak kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba.
Ratusan personel tersebut ditugaskan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat selama masa tanggap pascabencana, termasuk pelayanan kesehatan, pendampingan psikologis, dan penyediaan kebutuhan pangan.
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan penanganan korban kebakaran juga mendapat dukungan personel dari Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung.
"Untuk penanganan pascakebakaran ini, kami melibatkan 170 personel gabungan dibantu juga dari Polda Kepulauan Bangka Belitung," kata Agus di Toboali, Minggu (11/10/2026).
Polres Bangka Selatan Bentuk Tim Gabungan Penanganan Korban
Sebanyak 170 personel yang dikerahkan dibagi menjadi sejumlah tim dengan tugas berbeda sesuai kebutuhan penanganan pascakebakaran.
Tim tersebut melibatkan petugas konseling, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta tenaga kesehatan dari Polres Bangka Selatan.
Pelayanan kesehatan turut didukung oleh tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Selain itu, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan juga dilibatkan dalam penanganan di lokasi.
Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan warga terdampak sekaligus membantu pelaksanaan penanganan pascabencana.
Polisi Siapkan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Kebakaran
Selain mengerahkan personel, Polres Bangka Selatan berencana mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan para korban.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bagian dari bantuan kepolisian kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Agus menegaskan bahwa kepolisian akan berupaya memberikan bantuan secara maksimal selama masa penanganan pascabencana.
"Kami dari kepolisian akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak. Kami juga akan mendirikan dapur umum untuk para korban," ujarnya.
Kepolisian juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan dan psikologis warga melalui keterlibatan tim kesehatan serta petugas konseling.
Kapolres Sampaikan Keprihatinan atas Kebakaran Ratusan Rumah
Kapolres Bangka Selatan menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah kebakaran yang melanda permukiman masyarakat di Dusun Serdang.
Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan rumah warga dan menimbulkan kebutuhan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.
Agus berharap seluruh korban diberikan kesabaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Pengerahan personel gabungan menjadi salah satu langkah kepolisian untuk membantu warga selama proses penanganan dampak kebakaran.
Polisi Imbau Warga Tidak Membakar Lahan Saat Kemarau
Di tengah penanganan korban kebakaran, Polres Bangka Selatan juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan selama musim kemarau.
Agus meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi kemarau masih berlangsung.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kemunculan titik api kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
"Kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila melihat titik api, segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani," ujarnya.
Polres Bangka Selatan memastikan keterlibatan personel gabungan dalam penanganan pascakebakaran Serdang, termasuk membantu kebutuhan dasar warga melalui rencana pendirian dapur umum.
- Penulis :
- Gerry Eka




