HOME  ⁄  Nasional

Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri, Investor China Diproyeksikan Serap hingga 1.000 Pekerja

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bangkalan Siapkan 3.500 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri, Investor China Diproyeksikan Serap hingga 1.000 Pekerja
Foto: Dokumen kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara perusahan asing terkait investasi kawasan industri di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menyiapkan lahan seluas 3.500 hektare untuk pembangunan kawasan industri melalui kerja sama investasi perusahaan asal China dengan perusahaan nasional, dengan proyeksi penyerapan sekitar 700 hingga 1.000 tenaga kerja.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Rizal Moris mengatakan sebagian lahan yang dibutuhkan telah tersedia untuk mendukung rencana investasi tersebut.

"Dari total 3.500 hektare lahan yang dibutuhkan, sebanyak 500 hektare lahan kini sudah tersedia," kata Rizal di Bangkalan, Minggu (11/10/2026).

Rencana pengembangan kawasan industri tersebut berkaitan dengan investasi perusahaan asal China yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan nasional.

Menurut Rizal, investasi tersebut juga memiliki keterkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Tiga Kecamatan di Bangkalan Jadi Calon Lokasi Kawasan Industri

Pemkab Bangkalan mengidentifikasi tiga kecamatan yang berpotensi menjadi lokasi pembangunan kawasan industri.

Ketiga wilayah tersebut adalah Kecamatan Socah, Kamal, dan Bangkalan.

"Sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi lokasi pengembangan kawasan industri di antaranya Kecamatan Socah, Kamal, dan Kecamatan Bangkalan. Karena itu, penyediaan lahan di tiga lokasi ini," katanya.

Dari kebutuhan lahan seluas 3.500 hektare, pemerintah daerah menyatakan baru 500 hektare yang tersedia.

Dengan demikian, masih terdapat kebutuhan penyediaan lahan seluas 3.000 hektare untuk memenuhi keseluruhan rencana pengembangan kawasan industri.

Rizal menjelaskan bahwa penyediaan lahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung investasi dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Investor Rencanakan Pabrik Tekstil, Plastik, dan Cokelat

Kawasan industri yang direncanakan di Bangkalan akan diarahkan untuk menampung kegiatan industri padat karya.

Rizal menyebut jenis industri yang akan dikembangkan meliputi pabrik tekstil, plastik, dan cokelat.

Pengembangan industri tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan pemaparan investor kepada Pemkab Bangkalan, kawasan industri itu diproyeksikan menyerap ratusan hingga sekitar seribu tenaga kerja.

"Menurut pemaparan pihak investor ke Pemkab Bangkalan, industri ini diproyeksikan bisa menyerap antara 700 hingga 1.000-an orang tenaga kerja," ujar Rizal.

Jumlah tersebut masih berupa proyeksi berdasarkan rencana investasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah.

Pemkab Bangkalan Targetkan 80 Persen Pekerja Berasal dari Madura

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menetapkan target agar sekitar 80 persen kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri dapat dipenuhi oleh masyarakat lokal.

Prioritas tersebut ditujukan bagi warga Kabupaten Bangkalan dan masyarakat Madura pada umumnya.

Menurut keterangan Pemkab Bangkalan, permintaan mengenai penyerapan tenaga kerja lokal telah disepakati oleh pihak investor.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah agar pengembangan industri memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pemkab Bangkalan juga terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk mendukung kelancaran rencana investasi.

Upaya tersebut mencakup penggalangan dukungan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang aman bagi kegiatan investasi.

Pemkab Gandeng Universitas Trunojoyo Madura untuk Siapkan SDM

Selain menyediakan lahan, Pemkab Bangkalan telah melakukan penyederhanaan proses perizinan untuk mendukung pengembangan kawasan industri.

Pemerintah daerah juga menjalin kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam bidang riset, hilirisasi, dan penyiapan sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja dan pengembangan industri yang direncanakan investor.

Penyiapan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian dari rencana pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan pekerja lokal.

Pemkab Bangkalan berharap penyediaan lahan, kemudahan perizinan, dan kerja sama pendidikan dapat menunjang realisasi investasi di wilayah tersebut.

Hingga Minggu (11/10/2026), pemerintah daerah menyatakan telah menyediakan 500 hektare lahan dari total kebutuhan 3.500 hektare untuk pembangunan kawasan industri.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026