HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Tinjau SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta Timur Usai Renovasi Rp101,3 Miliar, Kini Dilengkapi Lift dan Papan Pi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pramono Anung Tinjau SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta Timur Usai Renovasi Rp101,3 Miliar, Kini Dilengkapi Lift dan Papan Pi
Foto: (Sumber :Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai usai meninjau SDN 05 dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026), setelah kedua sekolah tersebut rampung direnovasi dengan total anggaran Rp101,3 miliar.

Renovasi tersebut mengubah bangunan sekolah yang telah berusia puluhan tahun menjadi fasilitas pendidikan bertingkat dengan berbagai sarana modern, termasuk lift, lapangan olahraga, perpustakaan, dan papan pintar di setiap ruang kelas.

Pramono mengatakan pembaruan bangunan dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan sekolah.

“Seperti kita ketahui, baik SD maupun SMP ini sebelum direnovasi umurnya kurang lebih 50 tahun dan 60 tahun. Dulu (bangunannya) flat dan inilah pertama kali kemudian dilakukan renovasi, diintegrasikan menjadi naik ke atas supaya lahannya bisa digunakan untuk sarana olahraga,” papar Pramono usai meninjau sekolah tersebut, Senin.

Renovasi Dua Sekolah Habiskan Anggaran Rp101,3 Miliar

Pramono menjelaskan bahwa SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 sebelumnya menempati bangunan yang masing-masing telah berusia sekitar 50 tahun dan 60 tahun.

Kedua sekolah tersebut kemudian direnovasi dengan konsep bangunan bertingkat agar penggunaan lahan menjadi lebih efisien.

Dengan konsep tersebut, sebagian lahan sekolah dapat dimanfaatkan untuk menyediakan fasilitas olahraga bagi para siswa.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp101,3 miliar untuk menyelesaikan renovasi kedua sekolah.

Pramono menilai fasilitas pendidikan yang telah diperbarui itu kini mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di luar negeri.

“Biaya yang dibutuhkan (merenovasi dua sekolah) adalah Rp101,3 miliar. Dan Alhamdulillah kalau dilihat menurut saya sekolah ini nggak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Karena terintegrasi dengan baik, mempunyai lift, sarana prasarananya cukup lengkap, ada perpustakaan, ada kantin, ada tentunya ruang tempat belajar mengajar yang representatif,” ungkap Pramono.

Sekolah Dilengkapi Lapangan Olahraga dan Papan Pintar

Renovasi SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 turut menghadirkan sejumlah fasilitas baru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kedua sekolah tersebut kini memiliki lapangan basket dan lapangan sepak bola mini yang dapat digunakan untuk aktivitas olahraga siswa.

Fasilitas lainnya mencakup perpustakaan, kantin, musala, lift, serta ruang kelas yang lebih representatif.

Setiap ruang kelas di kedua sekolah juga telah dilengkapi dengan smart board atau papan pintar untuk menunjang pembelajaran.

Pramono berharap ketersediaan fasilitas tersebut dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Penggunaan Lift Siswa Diawasi Guru

Selain meningkatkan fasilitas pembelajaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperhatikan aspek keamanan di lingkungan sekolah.

Pramono mengatakan siswa yang menggunakan lift akan selalu mendapatkan pendampingan dari guru.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penggunaan fasilitas sekolah tetap aman, khususnya bagi siswa sekolah dasar.

Bangunan kedua sekolah juga telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV untuk membantu menjaga keamanan lingkungan pendidikan.

Pramono berharap fasilitas yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah.

Ia juga menginginkan para siswa semakin bersemangat mengikuti kegiatan belajar setelah mendapatkan gedung dan fasilitas pendidikan yang lebih baik.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026