
Pantau - Sebanyak 43 perahu yang dibuat dari botol plastik bekas siap memeriahkan Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 yang akan digelar di Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, pada Minggu mendatang.
Puluhan perahu tersebut merupakan hasil kreativitas Pasukan Oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta yang mengolah limbah botol plastik menjadi sarana transportasi air untuk kegiatan festival.
Festival CiLung 2026 diselenggarakan DLH DKI Jakarta melalui Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan perairan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Sungai Sedunia serta menyongsong peringatan Lima Abad Kota Jakarta.
Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan festival ini bertujuan menunjukkan bahwa sampah plastik masih memiliki nilai guna apabila dikelola dan dimanfaatkan kembali dengan tepat.
"Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali jika dikelola dengan baik. Namun, yang terpenting adalah mencegah sampah masuk ke badan air dengan memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan," kata Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, dalam keterangan resmi, Senin.
Pasukan Oranye Sulap Botol Plastik Bekas Jadi 43 Perahu
Kepala UPS BA DLH DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana, menjelaskan bahwa seluruh perahu yang akan mengikuti parade merupakan hasil karya Pasukan Oranye dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bahan utama.
Pembuatan perahu tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan kembali limbah plastik sekaligus memperlihatkan kreativitas petugas kebersihan dalam mengubah barang bekas menjadi benda yang memiliki fungsi baru.
Sebanyak 43 perahu hasil karya petugas tersebut akan ditampilkan dalam rangkaian Festival CiLung 2026 di kawasan Danau Sunter Selatan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat melihat secara langsung contoh pemanfaatan sampah plastik yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai guna.
Dudi menegaskan bahwa meskipun sampah plastik dapat dimanfaatkan kembali, langkah paling penting tetap mencegah limbah tersebut masuk ke sungai, danau, situ, maupun badan air lainnya.
Karena itu, festival ini juga menjadi sarana kampanye untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.
Pengunjung Bisa Naik Perahu Gratis hingga Ikut Pelepasan Benih Ikan
Selain menyaksikan parade 43 perahu dari botol plastik bekas, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan interaktif yang telah disiapkan penyelenggara.
Salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik adalah kesempatan menaiki Perahu CiLung secara gratis sambil menikmati suasana perairan Danau Sunter Selatan.
Pengunjung juga dapat mengikuti edukasi pemilahan sampah untuk memahami cara memisahkan berbagai jenis limbah rumah tangga agar lebih mudah dimanfaatkan kembali atau didaur ulang.
Festival tersebut turut menghadirkan kegiatan pelepasan benih ikan sebagai bagian dari rangkaian acara yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan perairan.
Selain itu, penyelenggara menyiapkan pameran foto Festival CiLung tahun sebelumnya untuk memperlihatkan dokumentasi kegiatan kepada masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan mengikuti berbagai kegiatan interaktif, mulai dari menaiki Perahu CiLung secara gratis, edukasi pemilahan sampah, pelepasan benih ikan, hingga pameran foto Festival CiLung tahun lalu," kata dia.
Festival CiLung 2026 terbuka untuk masyarakat umum dan dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Masyarakat dapat menghadiri kegiatan tersebut bersama keluarga untuk menikmati wisata perairan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenalkan kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas kepada anak-anak sejak dini.
Pemprov DKI Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik dan Jaga Kebersihan Sungai
Melalui penyelenggaraan CiLung Fest 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sungai, situ, dan danau melalui kebiasaan sehari-hari.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai untuk menekan jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat.
Warga juga didorong melakukan pemilahan sampah dari rumah agar barang yang masih dapat digunakan atau didaur ulang tidak langsung berakhir sebagai limbah.
Pemanfaatan botol plastik bekas menjadi Perahu CiLung menjadi salah satu contoh pengelolaan sampah yang dapat menghasilkan barang dengan kegunaan baru.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menekankan bahwa menjaga kebersihan badan air bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, serta memanfaatkan kembali barang bekas diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan perairan Jakarta.
Festival CiLung 2026 diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus rekreasi lingkungan yang mempertemukan kreativitas Pasukan Oranye dengan partisipasi masyarakat dalam upaya mengurangi pencemaran sampah plastik.
- Penulis :
- Arian Mesa




