HOME  ⁄  Nasional

Penggerebekan Sarang Narkoba di Kayumalue Palu Ricuh hingga Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Penggerebekan Sarang Narkoba di Kayumalue Palu Ricuh hingga Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Foto: (Sumber :Personel Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah melakukan penggerebekan di kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (12/10/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng.)

Pantau - Penggerebekan kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, diwarnai perlawanan sejumlah warga hingga aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi.

Operasi gabungan yang dilakukan Polda Sulawesi Tengah bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah pada Senin (12/10/2026) tersebut berhasil mengamankan tujuh orang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Pribadi Sembiring menjelaskan bahwa penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kota Palu.

“Operasi ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo kepada Kapolri yang ditindaklanjuti Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan terkait pemberantasan sarang narkoba,” katanya di Palu, Selasa (13/10/2026).

Warga Melawan Saat Polisi Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba

Penggerebekan tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari sejumlah satuan kepolisian dan BNNP Sulawesi Tengah.

Personel yang diterjunkan berasal dari Polda Sulteng, BNNP Sulteng, Satuan Brimob, Direktorat Samapta, Tim Jaguar Polresta Palu, serta sejumlah satuan fungsi lainnya.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah yang dicurigai menjadi tempat transaksi narkotika.

Namun, situasi sempat memanas ketika sejumlah warga melakukan perlawanan terhadap petugas yang sedang menjalankan operasi.

Menurut Pribadi, perlawanan dilakukan dengan cara memukul tiang listrik dan membakar tong sampah berbahan ban mobil.

Aksi tersebut membuat situasi di sekitar lokasi penggerebekan menjadi tidak kondusif sehingga petugas mengambil langkah pengendalian massa.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk meredakan situasi dan melanjutkan pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba.

Tujuh Orang Diamankan dan Positif Narkoba

Dalam penggerebekan tersebut, aparat gabungan mengamankan tujuh orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, seluruh orang yang diamankan dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Meski demikian, kepolisian belum memberikan penjelasan mengenai status hukum ketujuh orang tersebut.

Polisi juga belum memastikan apakah ditemukan narkotika dalam penguasaan mereka ketika operasi berlangsung.

Selain mengamankan tujuh orang, petugas menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas di lokasi penggerebekan.

Barang yang diamankan meliputi satu pucuk senapan angin, empat telepon genggam, satu brankas, satu kamera pengawas atau CCTV, serta tujuh bong yang merupakan alat isap sabu.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang lainnya untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Hancurkan Puluhan Lapak Diduga Tempat Transaksi Narkoba

Selain melakukan penggeledahan dan mengamankan sejumlah orang, aparat gabungan menghancurkan puluhan tempat yang diduga digunakan sebagai lapak peredaran narkotika.

Penindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberantas aktivitas peredaran narkoba di kawasan Kayumalue.

Wilayah Kayumalue sebelumnya juga telah menjadi perhatian aparat kepolisian karena adanya dugaan aktivitas transaksi dan penyalahgunaan narkotika.

Polda Sulawesi Tengah bersama BNNP Sulawesi Tengah diketahui pernah melakukan operasi serupa di kawasan tersebut.

Dalam sejumlah operasi sebelumnya, petugas menemukan lokasi yang diduga digunakan untuk transaksi maupun penyalahgunaan narkoba.

Aparat juga melakukan penelusuran terhadap jaringan pemasok serta pihak-pihak yang diduga mengendalikan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Penggerebekan yang dilakukan secara berulang membuat aparat meningkatkan pengawasan terhadap Kayumalue sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkotika di Kota Palu.

Polda Sulteng Ajak Warga Bantu Berantas Narkoba

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan masyarakat agar jaringan peredaran narkotika dapat diputus.

“Kami mengajak masyarakat berperan aktif membantu kepolisian memutus mata rantai peredaran narkotika guna melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Polda Sulawesi Tengah juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi atau peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepolisian berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu pengawasan serta pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kawasan yang dinilai rawan peredaran narkotika.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026