HOME  ⁄  Nasional

Khofifah Ingatkan ASN Jawa Timur Tingkatkan Pelayanan Publik, 469 Pegawai Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Khofifah Ingatkan ASN Jawa Timur Tingkatkan Pelayanan Publik, 469 Pegawai Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya
Foto: (Sumber :Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 469 ASN menerima penghargaan atas pengabdian selama 10, 20, dan 30 tahun. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim.)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik sehingga pengabdian mereka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Khofifah saat menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 469 ASN di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (14/10/2026).

Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia tersebut diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa masa pengabdian yang panjang harus diikuti peningkatan tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Apa yang kita kerjakan harus berdampak bagi masyarakat dan menjadi keberkahan bagi kita semua," kata Khofifah.

Khofifah Minta ASN Utamakan Integritas dan Pelayanan Masyarakat

Khofifah mengatakan penghargaan yang diterima ASN bukan merupakan tujuan akhir dari pengabdian sebagai aparatur pemerintah.

Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja dengan penuh integritas, penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa tidak seluruh hasil kerja aparatur pemerintah mendapatkan perhatian atau pengakuan secara langsung.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat ASN untuk bekerja secara profesional dan menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.

Khofifah juga menekankan pentingnya kerja sama antaraparat pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintahan.

"Mungkin dari sekian banyak kerja baik kita tidak terpotret oleh manusia, tetapi malaikat akan selalu memotret catatan-catatan kebaikan itu. Maka teruslah bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat kerja kolektif, sinergi, dan kolaborasi yang sudah dibangun selama ini," katanya.

Sebanyak 469 ASN Jawa Timur Terima Satyalancana Karya Satya

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 469 ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya atas masa pengabdian mereka.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 462 ASN memperoleh penghargaan atas pengabdian selama 10 tahun.

Sementara itu, tiga ASN menerima penghargaan untuk masa pengabdian 20 tahun dan empat ASN memperoleh penghargaan atas pengabdian selama 30 tahun.

Prosesi penganugerahan dilaksanakan dalam dua sesi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Sesi pertama diikuti 244 ASN, sedangkan sesi kedua diikuti 225 ASN.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Pemprov Jatim Catat 80.821 ASN, Ribuan Pegawai Akan Pensiun

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur per Juni 2026, jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencapai 80.821 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 2.156 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 34.052 pegawai negeri sipil (PNS).

Selain itu, terdapat 23.337 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu serta 21.276 PPPK paruh waktu.

Pada 2026, Pemprov Jawa Timur menghadapi kebutuhan regenerasi aparatur karena lebih dari 2.000 ASN diperkirakan memasuki masa pensiun.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi dalam menjaga kesinambungan pelayanan publik.

Pemprov Jatim Usulkan 2.105 Formasi CPNS dan PPPK pada 2026

Untuk memenuhi kebutuhan aparatur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengusulkan pengadaan 750 formasi CPNS dan 1.355 formasi PPPK pada 2026.

Usulan dengan total 2.105 formasi tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pengadaan aparatur menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memenuhi kebutuhan pegawai di tengah meningkatnya jumlah ASN yang memasuki masa pensiun.

Khofifah berharap ASN yang telah memiliki pengalaman panjang dapat terus mempertahankan integritas dan memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pengabdian di tengah perubahan kebutuhan organisasi pemerintahan.

"Tetaplah dijaga, tetaplah ditingkatkan integritas yang sudah dibangun dengan baik ini. Semoga semua yang kita lakukan berdampak dan berkah bagi Jawa Timur," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026