HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Kementerian PU untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Bencana

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkab Agam Usulkan Rp411,57 Miliar ke Kementerian PU untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Bencana
Foto: Bupati Agam Benni Warlis sedang memberikan arahan kepada sejumlah wartawan (sumber: ANTARA/Yusrizal)

Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, mengusulkan anggaran sebesar Rp411,57 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperbaiki dan membangun kembali sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Bupati Agam, Benni Warlis, mengatakan di Lubuk Basung, Rabu (14/10/2026), bahwa anggaran tersebut diperlukan untuk penanganan jalan, pembangunan jembatan, serta perbaikan jaringan irigasi yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Dari total usulan Rp411,57 miliar, sebanyak Rp194,75 miliar diperuntukkan bagi penanganan jalan, Rp49,82 miliar untuk pembangunan jembatan, dan Rp167 miliar untuk penanganan 228 daerah irigasi.

"Penanganan 228 daerah irigasi menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Agam," kata Benni Warlis.

Usulan anggaran tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam pertemuan koordinasi pada Selasa (13/10/2026).

Pemkab Agam berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan fasilitas umum yang mengalami kerusakan sekaligus menunjang aktivitas masyarakat setelah bencana.

"Usulan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur, memperkuat konektivitas antar wilayah, meningkatkan layanan irigasi pertanian, serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat," ujar Benni Warlis.

Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas Pemkab Agam

Dalam sektor transportasi, Pemkab Agam mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan melalui pelebaran sesuai standar, rekonstruksi jalan rusak, pelapisan ulang permukaan jalan atau overlay, serta pekerjaan teknis lainnya berdasarkan kondisi di lapangan.

Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas jalan, memperkuat keselamatan pengguna, serta memperlancar mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Agam.

Selain mendukung aktivitas sehari-hari, penanganan jalan diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian dan pengangkutan barang kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pembangunan jembatan dengan kebutuhan anggaran Rp49,82 miliar diarahkan untuk memperkuat akses transportasi antarnagari dan antarjorong.

Pembangunan jembatan juga diharapkan meningkatkan keselamatan perjalanan serta mempermudah akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, pusat pelayanan publik, kawasan pertanian, dan sentra perekonomian.

Dalam pertemuan dengan Menteri PU, Benni Warlis turut mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan Manggopoh–Padang Lua, dengan harapan pekerjaan perbaikannya dapat terus dilanjutkan.

"Langkah ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas perekonomian daerah," kata Benni Warlis.

Pemkab Agam Usulkan Rp167 Miliar untuk Perbaikan 228 Daerah Irigasi

Selain jalan dan jembatan, Pemkab Agam mengajukan anggaran sebesar Rp167 miliar untuk menangani 228 daerah irigasi yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Penanganan jaringan irigasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan air bagi lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Pemerintah daerah menilai jaringan pengairan yang berfungsi optimal diperlukan untuk menjaga ketersediaan air sekaligus mendukung produktivitas petani.

"Untuk usulan irigasi menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan pengairan, mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, serta menunjang produktivitas petani di Agam," ujar Benni Warlis.

Pemkab Agam berharap perbaikan infrastruktur pengairan dapat membantu menjaga aktivitas pertanian dan mendukung pemulihan perekonomian masyarakat terdampak bencana.

Bupati Agam Apresiasi Penanganan Jalan dan Sungai oleh Kementerian PU

Dalam kesempatan tersebut, Benni Warlis menyampaikan apresiasi kepada Menteri PU beserta jajaran atas dukungan penanganan infrastruktur yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Agam.

Salah satu pekerjaan yang mendapat apresiasi adalah pemulihan akses jalan Koto Mambang–Balingka yang memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas masyarakat.

Benni Warlis juga mengapresiasi penanganan sejumlah sungai terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur dan pengurangan risiko bencana.

Apresiasi khusus disampaikan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang atas dukungan dalam penanganan infrastruktur daerah.

Dukungan kedua instansi tersebut mencakup penanganan sungai serta pembangunan sejumlah sabo dam atau bangunan pengendali material sedimen untuk membantu mengurangi risiko dampak bencana.

Pemkab Agam Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Koordinasi dengan Kementerian PU merupakan bagian dari komitmen Bupati Agam Benni Warlis bersama Wakil Bupati Muhammad Iqbal dalam memperjuangkan pemulihan infrastruktur terdampak bencana.

Pemerintah daerah terus berupaya memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dan instansi terkait agar penanganan infrastruktur dapat dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing.

Benni Warlis menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan dukungan anggaran dan pelaksanaan perbaikan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Penanganan infrastruktur juga akan mempertimbangkan skala prioritas, tingkat kerusakan, kewenangan instansi, serta kondisi yang ditemukan di lapangan.

Melalui usulan anggaran Rp411,57 miliar tersebut, Pemkab Agam berharap pemulihan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi dapat dipercepat sehingga konektivitas wilayah, keselamatan transportasi, pelayanan pertanian, dan aktivitas perekonomian masyarakat kembali berjalan lebih baik.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026