HOME  ⁄  Nasional

Universitas Mataram Tekankan Pentingnya Inovasi Komunikasi di Era AI untuk Tangkal Misinformasi dan Perkuat Kepercayaan Publi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Universitas Mataram Tekankan Pentingnya Inovasi Komunikasi di Era AI untuk Tangkal Misinformasi dan Perkuat Kepercayaan Publi
Foto: (Sumber :Ilustrasi: Anggota Dewan Energi Nasional Sripeni Inten Cahyani (kiri) didampingi Wakil Rektor Universitas Mataram Sitti Latifah (kanan) memaparkan rencana pengembangan energi laut dalam sesi wawancara cegat usai sosialisasi Kebijakan Energi Nasional di Universitas Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Sugiharto Purnama.)

Pantau - Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB), menekankan pentingnya inovasi komunikasi di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk menghadapi tantangan misinformasi, kesenjangan akses informasi, serta menjaga kepercayaan publik.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram, Sitti Latifah, mengatakan inovasi komunikasi tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga harus mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka The 4th International Conference on Communication Science (ICCS) dan Seminar Nasional Komunikasi Ke-7 (SEMNASKOM) yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram, Kamis (15/10/2026).

“Komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menciptakan pemahaman, mendorong partisipasi, dan memungkinkan pertukaran yang bermakna,” ucap Sitti Latifah dalam sambutannya.

Menurutnya, perubahan pola komunikasi masyarakat akibat perkembangan teknologi digital membutuhkan pendekatan baru agar informasi dapat diterima, dipahami, dan dimanfaatkan secara tepat.

Perkembangan AI Ubah Cara Masyarakat Berkomunikasi dan Mengakses Informasi

Sitti Latifah menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat berkomunikasi, memperoleh informasi, serta berinteraksi.

Kemajuan teknologi tersebut membuka berbagai peluang untuk mempercepat pertukaran informasi dan memperluas jangkauan komunikasi.

Namun, perkembangan itu juga menghadirkan tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama penyebaran misinformasi dan ketimpangan akses terhadap informasi.

Selain itu, menjaga kepercayaan publik menjadi salah satu aspek penting di tengah semakin luasnya penggunaan teknologi dalam aktivitas komunikasi.

Menurut Sitti, inovasi komunikasi perlu diarahkan untuk membantu masyarakat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat.

Pendekatan komunikasi juga harus mampu memperkuat partisipasi yang inklusif, memberdayakan komunitas, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dengan demikian, perkembangan teknologi tidak hanya dimanfaatkan untuk mempercepat penyampaian pesan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan keterlibatan masyarakat.

Unram Integrasikan Teknologi, Komunikasi, dan Sosiologi dalam Perkuliahan

Dalam menghadapi tantangan era digital, Universitas Mataram turut mengembangkan pendekatan pendidikan yang menggabungkan berbagai bidang keilmuan.

Sitti Latifah menjelaskan bahwa Unram mengembangkan mata kuliah wajib universitas yang mengintegrasikan teknologi, komunikasi, dan sosiologi.

Pengembangan mata kuliah tersebut bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital.

Melalui pendekatan lintas disiplin, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan antara teknologi, perilaku masyarakat, dan proses komunikasi.

Sitti juga menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Pengetahuan akademik yang dikembangkan di lingkungan kampus diharapkan dapat diterapkan untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan nyata masyarakat.

Konferensi Internasional ICCS Jadi Forum Kolaborasi Akademisi dan Praktisi

Penyelenggaraan ICCS keempat dan SEMNASKOM ketujuh menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk membahas perkembangan ilmu komunikasi.

Forum tersebut mempertemukan hasil penelitian dengan praktik komunikasi, pengalaman lokal dengan perspektif global, serta gagasan akademik dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mataram berupaya memperkuat hubungan antara pengembangan ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sosial.

Konferensi juga mencakup kuliah tamu internasional dan kerja sama kemitraan antarlembaga untuk memperluas jaringan kolaborasi akademik.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan komunikasi di era kecerdasan buatan.

Unram Dorong Inovasi Komunikasi untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Selain membahas perkembangan teknologi, konferensi tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Kolaborasi dalam bidang komunikasi, penelitian, dan praktik dinilai penting untuk menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sitti Latifah berharap hasil pembahasan dalam forum internasional tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan di lingkungan akademik.

Ia mendorong agar kegiatan tersebut menghasilkan kemitraan, program bersama, dan kerja sama berkelanjutan antara berbagai lembaga.

Universitas Mataram juga berharap penguatan inovasi komunikasi dapat membantu masyarakat menghadapi perkembangan teknologi secara lebih inklusif dan bertanggung jawab.

Melalui pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional, Unram berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan komunikasi digital sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026