
Pantau - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia membangun Kampung Nelayan Merah Putih di 11 desa yang tersebar di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, dengan anggaran pembangunan berkisar Rp4 miliar hingga Rp9,8 miliar per lokasi pada tahun 2026.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, Supriman Juliansyah, memastikan bahwa seluruh proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah tersebut telah memasuki tahap kontrak dan sebagian sudah mulai dikerjakan.
" Saat ini, seluruh proyek kampung nelayan sudah berkontrak dan dibangun tahun ini. Bahkan sudah ada yang mulai mengerjakan pembangunan kampung nelayan," katanya di Simeulue, Kamis.
Supriman menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bersumber dari pemerintah pusat melalui KKP dengan menggunakan alokasi anggaran tahun 2026.
Besaran anggaran yang dialokasikan untuk setiap kawasan berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan nilai proyek pembangunan di masing-masing lokasi.
Menurutnya, Desa Langi dan Desa Lugu Sebahak menjadi dua lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang memperoleh alokasi anggaran terbesar.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tersebar di 11 Desa Simeulue
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Simeulue mencakup sejumlah kawasan permukiman nelayan yang tersebar di tujuh kecamatan.
Di Kecamatan Teluk Dalam, pembangunan dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Lugu Sekbahak, Desa Muara Aman, dan Desa Sambay.
Sementara itu, Kecamatan Simeulue Tengah mendapatkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di dua lokasi, yaitu Desa Langi dan Desa Kampung Aie.
Untuk Kecamatan Simeulue Timur, pembangunan kawasan nelayan tersebut dilaksanakan di Desa Amaiting Mulia dan Desa Linggi.
Adapun di Kecamatan Teupah Tengah, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dipusatkan di Desa Kahad.
Program pembangunan tersebut juga menjangkau Desa Nasrehe di Kecamatan Salang, Desa Latiung di Kecamatan Teupah Selatan, serta Desa Sigulai di Kecamatan Simeulue Barat.
"Serta di Desa Nasrehe, Kecamatan Salang, Desa Latiung di Kecamatan Teupah Selatan, dan Desa Sigulai di Kecamatan Simeulue Barat," kata Supriman Juliansyah.
Seluruh lokasi pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui KKP yang dilaksanakan di kawasan permukiman nelayan Kabupaten Simeulue.
Anggaran Pembangunan Berkisar Rp4 Miliar hingga Rp9,8 Miliar
Supriman menegaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Simeulue sepenuhnya didanai melalui anggaran KKP tahun 2026.
Nilai pembangunan setiap kawasan berkisar antara Rp4 miliar hingga Rp9,8 miliar, dengan alokasi yang berbeda untuk masing-masing desa penerima program.
Desa Langi di Kecamatan Simeulue Tengah dan Desa Lugu Sebahak di Kecamatan Teluk Dalam disebut sebagai lokasi yang memperoleh anggaran pembangunan terbesar dibandingkan kawasan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Kelautan dan Perikanan memastikan bahwa seluruh proyek telah memiliki kontrak pelaksanaan sehingga pembangunan dapat berlangsung sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.
Sejumlah proyek bahkan telah memasuki tahap pekerjaan fisik di lokasi pembangunan, sementara proyek lainnya dijadwalkan dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2026.
Simeulue Merupakan Kabupaten Kepulauan Terluar di Aceh
Kabupaten Simeulue merupakan salah satu wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh yang secara geografis berada di kawasan Samudra Hindia.
Pulau Simeulue terletak sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra sehingga memiliki karakteristik wilayah yang terpisah dari daratan utama Sumatra.
Secara administratif, Kabupaten Simeulue merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat yang dibentuk pada tahun 1999.
Kabupaten tersebut memiliki 10 kecamatan dengan total 138 gampong atau desa yang tersebar di wilayah kepulauan.
Jumlah penduduk Kabupaten Simeulue mencapai sekitar 96 ribu jiwa yang bermukim di berbagai kecamatan dan desa.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di 11 desa tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program KKP di kawasan kepulauan Simeulue dengan dukungan anggaran pemerintah pusat pada tahun 2026.
- Penulis :
- Arian Mesa




