
Pantau - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun menekankan pentingnya literasi digital dan etika jurnalistik bagi generasi muda agar mampu menghasilkan informasi yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Eric mengingatkan bahwa kecepatan penyebaran informasi melalui media digital tidak boleh mengesampingkan ketepatan fakta dan kebenaran berita.
“Jangan sampai kecepatan menyampaikan informasi justru mengalahkan ketepatan dan kebenarannya,” kata Eric dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan terkait pelatihan jurnalistik yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat di SMK Kartini 1, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan bertajuk "Nulines Youth Journalism Lab: Klinik Jurnalisme Komunitas dan Portofolio Penulisan Digital Pemuda" itu diarahkan untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus meningkatkan tanggung jawab generasi muda dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Eric Lumbun Ingatkan Pemuda Tidak Mengejar Viral dengan Mengabaikan Fakta
Eric menilai generasi muda perlu memahami tanggung jawab dalam memproduksi dan menyebarluaskan informasi melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, anak muda tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga perlu berperan sebagai pembuat konten yang kritis dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa keterampilan menulis harus disertai integritas, ketelitian, serta keberanian dalam menyampaikan kebenaran.
Eric juga mengingatkan peserta pelatihan agar tidak mengorbankan etika jurnalistik hanya demi memperoleh perhatian di media sosial.
"Jangan sampai keinginan untuk mendapatkan perhatian di media sosial membuat kita mengabaikan etika, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau merugikan pihak lain," ujar Eric.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pemeriksaan fakta sebelum sebuah informasi disebarkan kepada publik.
Eric berharap generasi muda mampu menggunakan media digital secara bertanggung jawab dengan mengutamakan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pelatihan Jurnalistik Dorong Pemuda Angkat Isu Lingkungan dan Pelayanan Publik
Dalam kegiatan tersebut, Eric mendorong peserta untuk menghasilkan karya jurnalistik yang mengangkat berbagai persoalan dan kegiatan positif di lingkungan sekitar.
Topik yang dapat dikembangkan meliputi cerita inspiratif, aktivitas generasi muda, persoalan lingkungan, hingga inovasi pelayanan publik di Jakarta Pusat.
Menurut Eric, keterlibatan anak muda dalam komunikasi publik dapat membantu menyebarkan informasi yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Ia juga berharap pelatihan jurnalistik menjadi sarana bagi peserta untuk membangun portofolio penulisan digital yang berkualitas.
“Saya harap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk mengembangkan portofolio penulisan digital yang mencerahkan, mulai dari isu lingkungan tempat tinggal, sekolah, hingga inovasi positif di wilayah Jakarta Pusat,” tutur Eric.
Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan menyusun tulisan berdasarkan fakta dan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Tulisan Bisa Mendorong Perubahan
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat Amirullah Hijrian menilai tulisan memiliki peran penting dalam menyampaikan gagasan dan mendorong perubahan di masyarakat.
Amirullah mengatakan karya tulis tidak hanya berfungsi sebagai sarana kritik, tetapi juga dapat digunakan untuk memperkenalkan berbagai kegiatan positif kepada publik.
Ia mencontohkan pemikiran Raden Ajeng Kartini melalui karya "Habis Gelap Terbitlah Terang" sebagai gambaran mengenai kekuatan tulisan dalam membuka wawasan masyarakat.
Menurutnya, generasi muda dapat memanfaatkan keterampilan jurnalistik untuk memperkenalkan potensi daerah, kegiatan komunitas, serta berbagai aktivitas masyarakat yang layak diketahui publik.
“Tulisan juga bukan hanya mengkritik, bukan hanya membelah, tapi tulisan juga bisa mempromosikan aktivitas pemuda, aktivitas olahraga, kemudian sejarah-sejarah sekolah,” papar Amirullah.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat mendorong lebih banyak pemuda menghasilkan tulisan yang membangun dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan jurnalistik yang diselenggarakan di SMK Kartini 1 tersebut menjadi salah satu upaya pengembangan kemampuan literasi digital dan penulisan bagi generasi muda di Jakarta Pusat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




