HOME  ⁄  Nasional

Wagub Kalbar Dorong Pemerintah Kota Jadikan Budaya Lokal sebagai Identitas Unggulan dan Penggerak Pariwisata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wagub Kalbar Dorong Pemerintah Kota Jadikan Budaya Lokal sebagai Identitas Unggulan dan Penggerak Pariwisata
Foto: (Sumber :Kegiatan Rembuk Sektor Kebudayaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Singkawang, Jumat. ANTARA/Narwati.)

Pantau - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan mendorong pemerintah kota di seluruh Indonesia menjadikan budaya lokal sebagai identitas unggulan daerah untuk memperkuat karakter kota, meningkatkan daya tarik pariwisata, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Krisantus dalam kegiatan Rembuk Sektor Kebudayaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, setiap kota memiliki kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi ciri khas sekaligus pembeda dari daerah lainnya.

“Setiap kota memiliki budaya unggulannya. Tantangannya adalah bagaimana menjadikan kebudayaan tidak hanya sebagai pertunjukan atau warisan sejarah, tetapi juga sebagai identitas atau city branding kota masing-masing,” kata Krisantus.

Ia menegaskan pengembangan budaya harus dilakukan secara berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai tradisi dan sejarah yang telah diwariskan masyarakat.

Budaya Lokal Didorong Menjadi Identitas Unggulan Setiap Kota

Krisantus mengatakan kekayaan budaya yang dimiliki setiap daerah merupakan modal penting untuk membangun karakter dan memperkenalkan keunikan kota kepada masyarakat luas.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menggali potensi kebudayaan yang dapat menjadi identitas kuat sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Pengembangan tersebut tidak cukup hanya dilakukan melalui pertunjukan seni atau kegiatan seremonial yang berlangsung pada waktu tertentu.

Pemerintah kota juga perlu memberikan perhatian terhadap pelestarian warisan budaya, pengembangan tradisi, serta pemanfaatan potensi lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Krisantus menilai upaya tersebut penting untuk menjaga hubungan masyarakat dengan sejarah dan nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ia juga mendorong pemerintah daerah menyusun langkah pengembangan kebudayaan yang mampu mempertahankan keaslian tradisi sekaligus memperluas pengenalannya kepada masyarakat.

Festival Budaya dan Produk Kreatif Berpeluang Tingkatkan Ekonomi

Krisantus menyebut sejumlah potensi budaya dapat dikembangkan sebagai bagian dari strategi memperkuat identitas daerah.

Potensi tersebut meliputi objek bersejarah, warisan tradisi, produk kreatif lokal, hingga penyelenggaraan festival budaya.

Menurutnya, pengembangan berbagai potensi tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan keunikan daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain memperkuat identitas kota, kegiatan berbasis budaya juga berpeluang memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.

"Selain menjaga identitas masyarakat, pengembangan potensi tersebut juga berpeluang meningkatkan daya tarik pariwisata dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga setempat," ujarnya.

Ia menilai pemerintah kota perlu mengoptimalkan kekayaan budaya yang dimiliki agar manfaatnya tidak terbatas pada pelestarian tradisi.

Pengembangan sektor kebudayaan diharapkan turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan produk kreatif lokal.

Pemprov Kalbar Dorong Pelestarian Budaya dalam Pembangunan Daerah

Krisantus menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Menurutnya, pengembangan kebudayaan perlu diarahkan agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai asli yang diwariskan antargenerasi.

Ia berharap pemerintah kota dapat memanfaatkan kekayaan tradisi masing-masing sebagai kekuatan untuk memperkenalkan daerah secara lebih luas.

Upaya pelestarian juga dinilai perlu berjalan seiring dengan pengembangan potensi budaya agar warisan daerah tetap terjaga di tengah perubahan zaman.

Rembuk Kebudayaan APEKSI Diharapkan Hasilkan Rekomendasi Konkret

Melalui Rembuk Sektor Kebudayaan APEKSI di Singkawang, Krisantus berharap pemerintah kota dari berbagai daerah dapat saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan dan pengembangan kebudayaan.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menggali potensi unggulan setiap kota sekaligus memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah.

Krisantus juga berharap pertemuan tersebut menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan untuk mendukung pemajuan kebudayaan di daerah.

Menurutnya, kerja sama yang berkelanjutan diperlukan agar kekayaan budaya Indonesia semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun global.

Ia menegaskan identitas budaya yang kuat perlu dibangun dengan tetap menjaga nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat setiap daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026