HOME  ⁄  Nasional

Bakom RI Tegaskan Acara Prabowo di Istana Bogor Bukan Rapat Kabinet, Melainkan Jamuan untuk Wakil PM Rusia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Bakom RI Tegaskan Acara Prabowo di Istana Bogor Bukan Rapat Kabinet, Melainkan Jamuan untuk Wakil PM Rusia
Foto: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Syahganda Nainggolan memberikan keterangan pada wartawan di Istana Negara Jakarta, Jumat 2/10/2026 (sumber: BPMI Sekretariat Presiden)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan bahwa kegiatan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10) malam, bukan merupakan rapat kabinet, melainkan resepsi dan jamuan makan malam untuk menghormati Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov.

Syahganda menjelaskan bahwa acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Indonesia kepada tamu negara Rusia yang sebelumnya melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta perwakilan Pemerintah Rusia di Indonesia.

Menurut Syahganda, Presiden Prabowo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan jajaran kabinetnya kepada Wakil Perdana Menteri Rusia sekaligus menyampaikan apresiasi atas hubungan kedua negara.

"Bukan (rapat kabinet). (Presiden Prabowo) memperkenalkan semua anggota kabinetnya kepada Wakil Perdana Menteri Rusia tersebut. Presiden berterima kasih, baik untuk masa lalu di mana Rusia menolong Indonesia untuk merdeka dan merebut Papua (dari Hindia Belanda)," kata Syahganda saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Prabowo Sampaikan Terima Kasih atas Hubungan Historis Indonesia dan Rusia

Syahganda mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo dalam sambutannya menyinggung hubungan historis antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Presiden Prabowo disebut menyampaikan penghargaan atas dukungan Rusia pada masa lalu, termasuk bantuan yang dikaitkan dengan perjuangan Indonesia dalam merebut Papua dari kekuasaan Belanda.

Selain membahas hubungan sejarah, Prabowo juga menyoroti perkembangan kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia yang dinilai terus menunjukkan kemajuan.

Salah satu bidang yang mendapat perhatian adalah kerja sama transfer teknologi antara kedua negara.

Hubungan perdagangan Indonesia dan Rusia juga menjadi bagian dari poin-poin yang disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara tersebut.

"Berbagai hubungan transfer teknologi dan perdagangan semakin membaik," kata Syahganda mengungkap poin-poin sambutan Presiden.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Rusia menjadi salah satu topik yang disampaikan dalam rangkaian acara penyambutan Wakil Perdana Menteri Denis Manturov.

Bakom RI Pastikan Acara di Istana Bogor Bukan Evaluasi Kabinet

Syahganda turut meluruskan anggapan bahwa kehadiran sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara di Istana Bogor berkaitan dengan pelaksanaan rapat kabinet.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak secara khusus membahas evaluasi kinerja maupun capaian pemerintahan Presiden Prabowo menjelang dua tahun masa kepemimpinannya.

Menurutnya, kehadiran para anggota kabinet dalam acara tersebut merupakan bagian dari agenda penyambutan tamu negara, bukan forum pembahasan kinerja pemerintah.

Presiden Prabowo juga menggunakan kesempatan itu untuk memperkenalkan para pejabat pemerintahan Indonesia kepada Wakil Perdana Menteri Rusia.

Dengan demikian, kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam tersebut lebih berfokus pada hubungan diplomatik dan penghormatan terhadap delegasi Rusia.

Jamuan Kenegaraan Dimeriahkan Tarian Tradisional Indonesia

Selain resepsi dan jamuan makan malam, Pemerintah Indonesia turut menampilkan sejumlah pertunjukan seni dan budaya untuk menyambut delegasi Rusia.

Pertunjukan tersebut menghadirkan tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Ambon dan Jawa.

Kesenian daerah ditampilkan sebagai bagian dari hiburan bagi para tamu undangan yang menghadiri acara di Istana Bogor.

"Secara umum untuk menghormati tamu tersebut dengan berbagai tarian (sebagai acara hiburan), antara lain (dari) Ambon, Jawa, dan lain-lain," ujar Syahganda.

Rangkaian kegiatan tersebut dimulai ketika Presiden Prabowo menerima Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Istana Bogor pada Jumat sore.

Setelah pertemuan kedua pejabat tersebut, agenda dilanjutkan dengan resepsi dan jamuan makan malam yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi Indonesia serta perwakilan Pemerintah Rusia.

Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri Rusia ke Indonesia yang dilaksanakan melalui pertemuan dan acara diplomatik.

Hasil Pertemuan Prabowo dan Wakil PM Rusia Belum Diumumkan

Meski Kepala Bakom RI telah memberikan penjelasan mengenai kegiatan resepsi dan isi sambutan Presiden Prabowo, pembahasan dalam pertemuan antara Presiden dan Denis Manturov belum diumumkan secara resmi.

Hingga informasi tersebut disampaikan, pihak Istana maupun Pemerintah Rusia belum memberikan keterangan mengenai isi atau hasil pembicaraan kedua pejabat tersebut.

Belum adanya penjelasan resmi membuat rincian agenda pembicaraan bilateral antara Presiden Prabowo dan Wakil Perdana Menteri Rusia belum dapat dipastikan.

Syahganda menekankan bahwa kegiatan yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Bogor pada Jumat malam merupakan bentuk penghormatan kepada tamu negara Rusia.

Melalui penjelasan tersebut, Bakom RI memastikan bahwa acara di Istana Bogor berfokus pada penyambutan Wakil Perdana Menteri Denis Manturov serta penguatan hubungan Indonesia dan Rusia, bukan rapat kabinet maupun agenda khusus evaluasi pemerintahan.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026