
Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi pertama dalam survei Adidaya Institute mengenai menteri dengan kinerja terbaik selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan perolehan 13,5 persen pilihan responden.
Hasil survei yang dipantau di Jakarta, Senin (19/10/2026), menempatkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di posisi kedua dengan 11,6 persen, disusul Menteri Agama Nazaruddin Umar sebesar 10,8 persen.
Survei tersebut dilaksanakan pada 15–21 September 2026 dengan melibatkan 1.240 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Selain mengukur penilaian terhadap kinerja anggota kabinet, Adidaya Institute juga meneliti persepsi masyarakat mengenai stabilitas politik nasional dan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
Amran Sulaiman Raih Penilaian Tertinggi dalam Survei Adidaya
Berdasarkan hasil survei Adidaya Institute, Amran Sulaiman memperoleh persentase pilihan tertinggi dibandingkan pejabat lain yang masuk dalam penilaian responden.
Teddy Indra Wijaya menempati posisi kedua dengan selisih 1,9 poin persentase dari Amran Sulaiman.
Sementara itu, Nazaruddin Umar berada di urutan ketiga dengan selisih 0,8 poin persentase dari Teddy Indra Wijaya.
Berikut tiga pejabat dengan persentase pilihan tertinggi dalam survei tersebut:
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman: 13,5 persen.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya: 11,6 persen.
- Menteri Agama Nazaruddin Umar: 10,8 persen.
Adidaya Institute juga mencatat tiga menteri dengan persentase pilihan terendah dalam survei yang sama.
Ketiga menteri tersebut adalah:
- Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid: 0,2 persen.
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono: 0,2 persen.
- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: 0,1 persen.
Persentase tersebut menunjukkan proporsi responden yang memilih masing-masing pejabat dalam survei, bukan ukuran langsung dari keseluruhan capaian kinerja kementerian.
Survei Sebut 60,3 Persen Responden Puas dengan Kinerja Prabowo
Selain penilaian terhadap anggota kabinet, survei Adidaya Institute mengungkapkan tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun pemerintahannya.
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 60,3 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
Survei tersebut juga mengukur pandangan masyarakat mengenai kondisi politik nasional selama dua tahun kepemimpinan Prabowo.
Sebanyak 53,5 persen responden menilai kondisi politik nasional secara umum sudah cukup stabil.
Sementara itu, 36,2 persen responden memberikan penilaian sebaliknya terhadap stabilitas politik nasional.
Hasil tersebut menggambarkan adanya perbedaan penilaian di antara responden mengenai situasi politik selama pemerintahan Presiden Prabowo.
Survei Adidaya Libatkan 1.240 Responden di 38 Provinsi
Adidaya Institute melaksanakan survei pada 15–21 September 2026 dengan cakupan seluruh 38 provinsi di Indonesia.
Populasi survei merupakan warga negara Indonesia yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden 2024 berdasarkan basis data tempat pemungutan suara (TPS).
Sebanyak 1.240 responden dipilih secara proporsional dengan mempertimbangkan sebaran jumlah pemilih di masing-masing wilayah.
Pengambilan sampel mencakup 122 kabupaten dan kota dengan pendekatan berbasis TPS serta identitas dan alamat pemilih.
Survei tersebut menggunakan teknik pengambilan sampel probabilitas dengan metode sistematis atau systematic sampling.
Adidaya Institute menyebut survei memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dengan metode tersebut, hasil survei digunakan untuk menggambarkan penilaian responden terhadap kinerja pejabat kabinet, kepuasan terhadap presiden, dan kondisi politik nasional pada periode penelitian.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




