
Pantau - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menempati peringkat pertama sebagai lembaga negara paling dipercaya masyarakat berdasarkan hasil survei Adidaya Institute terkait dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan tingkat kepercayaan mencapai 81 persen.
Survei yang dilaksanakan pada 15–21 September 2026 tersebut melibatkan 1.240 responden dari 38 provinsi di Indonesia.
Hasil survei yang dipantau di Jakarta, Senin (19/10/2026), menunjukkan sebanyak 81 persen responden menyatakan percaya kepada TNI, sedangkan 14 persen menyampaikan penilaian sebaliknya.
Lembaga kepresidenan menempati posisi kedua dengan tingkat kepercayaan 76 persen, disusul Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebesar 74 persen.
Selain mengukur tingkat kepercayaan terhadap lembaga negara, Adidaya Institute juga meneliti persepsi masyarakat terhadap kinerja pimpinan lembaga penegak hukum.
TNI Raih Kepercayaan Tertinggi dengan 81 Persen
Berdasarkan hasil survei Adidaya Institute, TNI memperoleh tingkat kepercayaan tertinggi dibandingkan lembaga negara lainnya yang tercantum dalam hasil penelitian.
Sebanyak 81 persen responden menyatakan percaya kepada TNI, sementara 14 persen responden menyatakan tidak percaya.
Di posisi kedua, lembaga kepresidenan memperoleh tingkat kepercayaan sebesar 76 persen dengan 20 persen responden memberikan penilaian sebaliknya.
Sementara itu, Bawaslu menempati posisi ketiga dengan tingkat kepercayaan 74 persen dan tingkat ketidakpercayaan sebesar 18,5 persen.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa TNI unggul lima poin persentase dibandingkan lembaga kepresidenan dan tujuh poin persentase dibandingkan Bawaslu.
Ketua KPK Setyo Budiyanto Dinilai Berkinerja Terbaik
Adidaya Institute juga mengajukan pertanyaan kepada responden mengenai pimpinan lembaga penegak hukum yang dinilai memiliki kinerja terbaik.
Hasil survei menempatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto pada peringkat pertama dengan perolehan 32,8 persen.
Posisi kedua ditempati Jaksa Agung ST Burhanuddin dengan persentase 28,5 persen.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berada di urutan ketiga dengan 23,3 persen, sedangkan Ketua Mahkamah Agung Sunarto memperoleh 15,3 persen.
Berikut hasil penilaian responden terhadap pimpinan lembaga penegak hukum:
- Ketua KPK Setyo Budiyanto: 32,8 persen.
- Jaksa Agung ST Burhanuddin: 28,5 persen.
- Kapolri Listyo Sigit Prabowo: 23,3 persen.
- Ketua Mahkamah Agung Sunarto: 15,3 persen.
Setyo Budiyanto unggul 4,3 poin persentase dibandingkan ST Burhanuddin dalam penilaian responden mengenai kinerja pimpinan lembaga penegak hukum.
Sebanyak 60,3 Persen Responden Puas dengan Kinerja Prabowo
Selain tingkat kepercayaan terhadap lembaga negara, survei Adidaya Institute mengukur kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 60,3 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Prabowo selama dua tahun pemerintahannya.
Angka tersebut merupakan hasil pengukuran persepsi responden yang mengikuti survei pada September 2026.
Penilaian terhadap presiden menjadi salah satu bagian dari penelitian Adidaya Institute mengenai kondisi pemerintahan dalam dua tahun terakhir.
Survei Dilakukan di 38 Provinsi dengan 1.240 Responden
Adidaya Institute melaksanakan survei pada 15–21 September 2026 dengan cakupan 38 provinsi di Indonesia.
Populasi penelitian merupakan warga negara Indonesia yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden 2024.
Penentuan responden menggunakan basis data tempat pemungutan suara (TPS) dengan mempertimbangkan sebaran jumlah pemilih di setiap wilayah.
Sebanyak 1.240 responden dipilih secara proporsional dan berimbang berdasarkan kepadatan DPT.
Survei tersebut mencakup 122 kabupaten dan kota dengan pendekatan berbasis TPS serta identitas dan alamat pemilih.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probabilitas dengan pendekatan sistematis atau systematic sampling.
Adidaya Institute menyatakan survei memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil penelitian tersebut menjadi gambaran tingkat kepercayaan responden terhadap lembaga negara serta penilaian mereka terhadap pimpinan lembaga penegak hukum selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




