
Pantau - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, untuk meringankan beban korban yang kehilangan tempat tinggal.
Bantuan tersebut diserahkan pada Minggu (18/10/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan warga yang terdampak kebakaran pada Sabtu (10/10/2026).
Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil KemenHAM Kepulauan Bangka Belitung, Syamsudin, mengatakan bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah musibah tersebut.
"Bantuan ini untuk meringankan beban para korban pascabencana kebakaran di Dusun Serdang," kata Syamsudin di Pangkalpinang, Senin (19/10/2026).
KemenHAM Salurkan Beras, Mi Instan, dan Air Mineral
Syamsudin menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri atas berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak kebakaran.
Bantuan tersebut meliputi 10 karung beras, lima dus mi instan, 10 dus air mineral, tiga dus makanan ringan, serta minyak goreng.
Menurutnya, penyaluran sembako merupakan bentuk kepedulian Kanwil KemenHAM terhadap warga yang mengalami kerugian akibat kebakaran.
"Bantuan ini sebagai bentuk rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam bagi para korban yang kehilangan rumah akibat kebakaran hebat minggu lalu," ujarnya.
Ia berharap bantuan logistik tersebut dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan harian masyarakat selama menghadapi dampak bencana.
Kebakaran yang terjadi pada 10 Oktober 2026 di Dusun Serdang telah berdampak terhadap ribuan warga, termasuk mereka yang kehilangan rumah.
Gubernur Babel Ajak Masyarakat Bergotong Royong
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu warga terdampak kebakaran.
Ia menekankan pentingnya kepedulian dan kerja sama dalam mempercepat penanganan serta pemulihan kondisi masyarakat.
"Dengan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah daerah juga terus mengupayakan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengusaha, untuk membantu merenovasi permukiman yang terdampak," katanya.
Menurut Hidayat, pemerintah daerah terus berupaya menghimpun dukungan dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan permukiman warga.
Keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan dampak kebakaran di Dusun Serdang.
Pemprov Siagakan Tenaga Medis dan Dapur Umum
Selain mendorong bantuan bagi korban, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyiagakan berbagai fasilitas pendukung penanganan bencana.
Fasilitas tersebut mencakup tenaga medis, perawat, layanan kesehatan, serta dapur umum untuk memenuhi kebutuhan harian warga terdampak.
Hidayat menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan pemulihan kondisi korban harus menjadi prioritas dalam penanganan kebakaran.
Pemerintah daerah juga mengedepankan musyawarah dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan yang muncul setelah bencana.
“Saat ini, kami berupaya menyelesaikan penanganan melalui musyawarah, mufakat, dan gotong royong karena masyarakat Bangka Belitung memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi,” katanya.
Penyaluran bantuan KemenHAM menjadi bagian dari dukungan bagi warga Dusun Serdang, sementara pemerintah daerah terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan permukiman yang terdampak kebakaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




