HOME  ⁄  Nasional

Baznas Kerahkan 51 Personel Tangani Karhutla di 12 Titik Kalimantan dan Sulawesi, Salurkan Bantuan hingga Sumatera

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Kerahkan 51 Personel Tangani Karhutla di 12 Titik Kalimantan dan Sulawesi, Salurkan Bantuan hingga Sumatera
Foto: (Sumber :Tim Baznas Tanggap Bencana membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) .ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengerahkan 51 personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 12 titik wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, sekaligus menyalurkan bantuan bagi petugas serta masyarakat terdampak asap.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan penanganan dilakukan melalui pemadaman kebakaran, penyediaan kebutuhan dasar, dan perlindungan kesehatan masyarakat.

"Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap," kata Idy dalam keterangan di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Baznas menyatakan operasi penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Baznas Kerahkan 51 Personel dan Kendaraan Operasional

Tim BTB diterjunkan untuk membantu pemadaman kebakaran di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla.

Lokasi penanganan meliputi Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Di Kalimantan Barat, tim turut menangani kebakaran di Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2, Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu, operasi juga dilakukan di Jalan Alson 3, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Wilayah lain yang menjadi lokasi penanganan meliputi Kutai Timur, Berau, Mamuju Tengah, dan Kotawaringin Timur.

"Baznas mengerahkan 51 personel Tim BTB dengan dukungan satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor," ucap Idy.

Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas personel dan pelaksanaan operasi penanganan kebakaran di lapangan.

Baznas Dirikan 13 Dapur Air untuk Petugas dan Relawan

Selain membantu pemadaman, Baznas menyediakan layanan pendukung bagi personel yang bertugas menangani karhutla.

Sebanyak 13 titik layanan dapur air didirikan untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan.

Layanan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar personel selama menjalankan operasi pemadaman.

"Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan," ujar Idy.

Baznas juga menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun.

Penyaluran bantuan dilakukan untuk mendukung kebutuhan petugas dan masyarakat di wilayah terdampak.

Masker Dibagikan di 27 Lokasi Terdampak Asap

Baznas turut memberikan perhatian terhadap dampak asap karhutla bagi kesehatan masyarakat.

Bantuan masker disalurkan ke 27 lokasi yang mencakup permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.

Penyaluran masker dilakukan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap pada masyarakat yang beraktivitas di wilayah terdampak.

Selain masker, Baznas menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik wilayah Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Beberapa lokasi penerima bantuan air bersih berada di Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin, Sumatera Selatan.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan yang diberikan selama penanganan karhutla berlangsung.

Rumah Sehat Oksigen Disiapkan di Palangka Raya

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap, Baznas juga mempersiapkan operasional Rumah Sehat Oksigen Baznas di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kesehatan masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan.

Baznas menilai penanganan karhutla membutuhkan dukungan lintas sektor karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga kebutuhan dasar dan kesehatan warga.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan terus dilakukan agar pemadaman serta distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan," ucap Idy.

Penanganan Karhutla Berlangsung Sejak Juli 2026

Baznas mencatat kegiatan penanganan karhutla telah dilaksanakan sejak 28 Juli 2026.

Selama periode tersebut, tim BTB melakukan berbagai kegiatan, mulai dari pemadaman hingga penyediaan bantuan bagi warga dan petugas.

Pelaksanaan kegiatan terus disesuaikan dengan kondisi kebakaran dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

"Penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Baznas berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak," tutur Idy Muzayyad.

Baznas memastikan dukungan kemanusiaan akan terus dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026