
Pantau - Manggala Agni kembali memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi dengan mengerahkan 104 personel yang disebar ke delapan titik kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH) dan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).
Koordinator Wilayah (Korwil) Manggala Agni Jambi, Rinaldi, mengatakan seluruh personel dilengkapi berbagai peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa air dan selang, untuk mempercepat penanganan kebakaran di sejumlah wilayah.
"Berdasarkan update operasi darat, ke-104 personel Manggala Agni itu disebar ke delapan titik sebaran karhutla yang dilengkapi dengan peralatan untuk memadamkan api yang ada di Provinsi Jambi," kata Rinaldi di Jambi, Rabu.
Manggala Agni Sebar Personel ke Sejumlah Titik Karhutla
Untuk menangani karhutla di kawasan Tahura OKH, mulai dari Kelurahan Tanjung hingga Gedong Karya dan Seponjen, Kabupaten Batang Hari, Manggala Agni mengerahkan 34 personel dari tiga Daerah Operasi (Daops).
Sebanyak 12 personel berasal dari Manggala Agni Daops Kota Jambi 1 dengan dukungan tiga mesin pompa air dan 20 rol selang pemadam kebakaran.
Manggala Agni Daops Muara Tebo turut mengerahkan 12 personel dengan membawa tiga mesin pompa air dan 20 rol selang.
Sementara itu, Manggala Agni Daops Kota Jambi 2 menurunkan 10 personel yang dilengkapi tiga mesin pompa air dan 25 rol selang pemadam kebakaran.
Di wilayah Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur, sebanyak 17 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.
Personel tersebut terdiri atas 12 anggota Manggala Agni Daops Pekanbaru yang membawa lima mesin pompa air dan 40 rol selang, serta lima anggota Brigade Pengendalian Kebakaran Taman Nasional Berbak Sembilang (Brigdal TNBS) dengan satu mesin pompa air dan 10 rol selang.
Operasi pemadaman juga berlangsung di Rantau Rasau Desa, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, dengan melibatkan 17 personel gabungan.
Sebanyak 12 personel Manggala Agni Daops Dumai dikerahkan dengan tiga mesin pompa air dan 30 rol selang, sedangkan lima personel Brigdal TNBS membawa satu mesin pompa air dan 10 rol selang.
Pemadaman Karhutla Difokuskan di Kawasan Tanjungjabung Timur
Di Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, operasi pemadaman difokuskan pada dua lokasi, yakni Dusun Sungai Kapas dan Dusun Labuhan yang berbatasan dengan lahan PT Indo Kebun Lestari (IKL).
Pada masing-masing lokasi tersebut, Manggala Agni Daops Bukit Tempurung mengerahkan delapan personel dengan dukungan tiga mesin pompa air dan 20 rol selang pemadam kebakaran.
Sementara itu, di Sungai Cemara, Kecamatan Sadu, sebanyak delapan personel Manggala Agni Daops Bukit Tempurung diterjunkan dengan membawa tiga mesin pompa air dan 13 rol selang.
Di Desa Sungai Rambut, Kecamatan Berbak, tujuh personel Brigdal TNBS dikerahkan dengan dukungan satu mesin pompa air dan 10 rol selang.
Operasi serupa juga dilakukan di Desa Air Hitam Laut, Kabupaten Tanjungjabung Timur, dengan melibatkan lima personel Brigdal TNBS yang dilengkapi satu mesin pompa air dan 10 rol selang.
Pengerahan personel tersebut menjadi bagian dari operasi darat untuk menangani titik-titik kebakaran di kawasan hutan dan lahan Provinsi Jambi.
Ekskavator Dikerahkan untuk Membuat Sekat Bakar dan Membersihkan Kanal
Selain menambah personel dan peralatan pemadaman, Manggala Agni juga mengerahkan sejumlah alat berat berupa ekskavator untuk mendukung operasi penanganan karhutla.
Rinaldi menjelaskan alat berat tersebut digunakan untuk membuka akses menuju lokasi kebakaran, membuat sekat bakar, serta melakukan pekerjaan pada kanal guna mendukung ketersediaan sumber air bagi petugas pemadam.
"Total personel Manggala Agni yang terlibat dalam operasi pemadaman di Tahura OKH dan TN Berbak Sembilang tersebut sebanyak 104 personel ditambah lagi dengan sejumlah alat berat, seperti ekskavator yang diturunkan untuk membuka akses jalan dan membuat sekat bakar dan kanal disana sebagai sumber api dalam memadamkan api karhutla disana," kata Rinaldi.
Sementara itu, Dapos Manggala Agni Bukit Tempurung, Sandy Prabowo, menjelaskan bahwa tambahan dukungan operasi tidak hanya berupa personel, tetapi juga mencakup sejumlah ekskavator yang ditempatkan di beberapa lokasi kebakaran.
Di Desa Cemara Parit 5, satu unit ekskavator bantuan PT Taramitra dikerahkan untuk membuat sekat bakar guna mengendalikan penyebaran api.
Pada lokasi yang sama, satu unit ekskavator bantuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanjungjabung Timur digunakan untuk melakukan pembersihan kanal atau cuci kanal.
Di Desa Labuhan Pering, tepatnya kawasan Kapas Parit 9–11, satu unit ekskavator dari Dinas PU Kabupaten Tanjungjabung Timur diturunkan untuk membuat sekat bakar sekaligus membersihkan parit.
Sementara itu, PT Indo Kebun Lestari turut memberikan bantuan satu unit alat berat untuk membersihkan parit di kawasan Desa Labuhan Pering yang berbatasan dengan lahan perusahaan tersebut.
Di Kelurahan Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, satu unit ekskavator bantuan PT Metro Yakin Jaya (MYJ) juga dikerahkan untuk melakukan pembersihan kanal.
Dukungan alat berat dari pemerintah daerah dan sejumlah perusahaan tersebut digunakan untuk membantu pekerjaan petugas pemadam, terutama dalam pembuatan sekat bakar, pembukaan akses jalan, dan penanganan kanal di sekitar lokasi kebakaran.
Manggala Agni Terus Bantu Satgas Karhutla Jambi
Sandy Prabowo menegaskan Manggala Agni terus terlibat dalam operasi bersama Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Jambi untuk menangani kebakaran di berbagai wilayah provinsi tersebut.
"Manggala Agni terus membantu Satgas Karhutla Jambi untuk melakukan pemadaman dan menanganan karhutla di Provinsi Jambi," kata Sandy Prabowo.
Operasi pemadaman di kawasan Tahura OKH dan Taman Nasional Berbak Sembilang tersebut melibatkan personel dari sejumlah Daops Manggala Agni dan Brigdal TNBS dengan dukungan peralatan pemadaman serta alat berat dari pemerintah daerah dan perusahaan.
- Penulis :
- Leon Weldrick




