HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Bandarlampung Siapkan Beasiswa Santri Berprestasi hingga ke Arab Saudi, Biaya Pendidikan Ditanggung

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkot Bandarlampung Siapkan Beasiswa Santri Berprestasi hingga ke Arab Saudi, Biaya Pendidikan Ditanggung
Foto: Pemberian bantuan pada kegiatan hari santri 2027 oleh Pemkot Bandarlampung, Kamis 22/10/2026 (sumber: ANTARA/Dian Hadiyatna)

Pantau - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi santri dan santriwati berprestasi asal Kota Bandarlampung yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar daerah hingga ke luar negeri, termasuk Arab Saudi.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus memperluas kesempatan bagi para santri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan para santri dapat menjalani pendidikan dengan tenang tanpa terbebani persoalan biaya.

"Kami memberikan beasiswa kepada santri asal Bandarlampung, karena pemerintah daerah ingin memastikan mereka belajar dengan tenang tanpa terbebani biaya pendidikan," kata Eva Dwiana di Bandarlampung, Kamis (22/10/2026).

Eva menjelaskan bahwa dukungan Pemkot Bandarlampung terhadap sektor pendidikan tidak hanya terbatas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang berada di wilayah kota tersebut.

Pemerintah daerah juga menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi santri berprestasi yang ingin memperdalam ilmu agama di berbagai lembaga pendidikan keagamaan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Pemkot Bandarlampung Buka Peluang Beasiswa Santri ke Mekkah dan Jeddah

Eva menyampaikan bahwa salah satu tujuan pendidikan yang menjadi sasaran program beasiswa adalah sejumlah lembaga pendidikan keagamaan di Pulau Jawa.

Selain itu, Pemkot Bandarlampung membuka peluang pemberian beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Mekkah dan Jeddah, Arab Saudi.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu para santri memperoleh kesempatan belajar lebih luas sekaligus memperdalam pengetahuan agama Islam di berbagai pusat pendidikan keagamaan.

Eva berharap para santri yang memperoleh bantuan pendidikan dapat kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan studi untuk mengamalkan dan menyebarluaskan ilmu yang telah diperoleh.

"Bagi yang melanjutkan ke Jawa, Mekkah atau Jeddah, disiapkan beasiswa. Harapannya, setelah menyelesaikan studi, mereka kembali ke Bandar Lampung untuk mensyiarkan ilmu agama yang didapat di jenjang lebih tinggi," katanya.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah tidak hanya berupaya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki pemahaman agama lebih mendalam.

Para penerima beasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat Bandarlampung setelah menyelesaikan pendidikan di lembaga pendidikan keagamaan yang dituju.

Pemkot Gandeng Kementerian Agama untuk Biayai Pendidikan Santri

Dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan tersebut, Pemkot Bandarlampung berencana menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama.

Kolaborasi tersebut direncanakan mencakup dukungan pembiayaan pendidikan serta pemenuhan sejumlah kebutuhan pokok para santri selama menjalani pendidikan di pondok pesantren.

Salah satu komponen pembiayaan yang disiapkan pemerintah daerah adalah Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang menjadi bagian dari kebutuhan pendidikan santri.

Selain biaya SPP, Pemkot Bandarlampung juga menyiapkan bantuan untuk kebutuhan operasional lainnya agar para santri dapat mengikuti kegiatan pembelajaran tanpa terlalu memikirkan persoalan biaya.

"Santri tidak perlu khawatir soal biaya. Pemkot Bandarlampung menanggung biaya SPP dan kebutuhan operasional lainnya selama di pesantren," katanya.

Eva menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan para santri, khususnya mereka yang memiliki prestasi dan keinginan melanjutkan studi.

Melalui bantuan pembiayaan tersebut, Pemkot Bandarlampung berupaya memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan agama yang lebih tinggi.

Pemkot Bandarlampung Siapkan Anggaran untuk Fasilitas Pesantren

Selain memberikan beasiswa kepada santri secara individu, Pemkot Bandarlampung juga mengalokasikan anggaran untuk membantu kebutuhan operasional lembaga pendidikan pesantren di wilayah kota tersebut.

Dukungan anggaran tersebut turut diarahkan bagi pembangunan dan peningkatan sarana serta prasarana fisik pondok pesantren yang berada di Kota Tapis Berseri, sebutan bagi Kota Bandarlampung.

Bantuan fasilitas pendidikan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman serta mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar bagi para santri.

Eva menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Karena itu, peningkatan kualitas fasilitas pesantren menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pendidikan keagamaan.

"Langkah ini diambil untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar sekaligus menguatkan peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda berbasis agama sejak dini," kata dia.

Dukungan terhadap sarana dan prasarana pesantren juga diharapkan dapat memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam menghasilkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan karakter berbasis nilai agama.

Beasiswa Santri Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agama

Melalui kebijakan tersebut, Pemkot Bandarlampung berupaya mengembangkan pendidikan keagamaan melalui dua pendekatan, yakni pemberian bantuan langsung kepada santri serta peningkatan kualitas fasilitas pendidikan pesantren.

Program beasiswa bagi santri berprestasi diharapkan dapat membuka kesempatan bagi generasi muda Bandarlampung untuk memperoleh pendidikan agama yang lebih tinggi di berbagai lembaga pendidikan dalam negeri maupun luar negeri.

Sementara itu, dukungan terhadap operasional dan pembangunan fasilitas pesantren diarahkan untuk memperkuat kualitas lingkungan pendidikan bagi para santri yang menempuh pendidikan di Bandarlampung.

Pemkot Bandarlampung berharap kebijakan tersebut dapat memperluas akses pendidikan, meringankan beban biaya bagi santri, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan agama lebih mendalam.

Melalui program beasiswa dan peningkatan fasilitas pesantren, pemerintah daerah juga mendorong para santri untuk kembali berkontribusi dalam pengembangan pendidikan serta penyebaran ilmu agama di daerah asal setelah menyelesaikan studi.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026