HOME  ⁄  Nasional

BPJS Kesehatan Edukasi Mahasiswa Universitas Madako Tolitoli tentang Program JKN dan Layanan Digital

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BPJS Kesehatan Edukasi Mahasiswa Universitas Madako Tolitoli tentang Program JKN dan Layanan Digital
Foto: (Sumber :BPJS Kesehatan memberikan pemahaman program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah melalui sosialisasi. ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Palu.

Pantau - BPJS Kesehatan memberikan edukasi kepada mahasiswa Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap kepesertaan, hak dan kewajiban, serta akses pelayanan kesehatan.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga memperkenalkan berbagai kemudahan layanan administrasi melalui aplikasi Mobile JKN dan program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Endang Triana Simanjuntak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan.

"Ini sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap akses layanan kesehatan," kata Endang di Palu, Sabtu (24/10/2026).

Mahasiswa Dibekali Pemahaman Kepesertaan dan Pelayanan JKN

BPJS Kesehatan memberikan penjelasan mengenai mekanisme penyelenggaraan program JKN agar mahasiswa memahami prosedur memperoleh pelayanan kesehatan.

Materi sosialisasi mencakup ketentuan kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, serta tata cara mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.

Endang menekankan pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa hambatan administrasi.

Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai program REHAB yang memungkinkan peserta dengan tunggakan iuran melakukan pembayaran secara bertahap.

Program tersebut diperkenalkan sebagai salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan peserta untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran iuran.

"Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa program JKN merupakan wujud gotong royong seluruh peserta dalam mendukung pembiayaan pelayanan kesehatan, sehingga keberlanjutan program membutuhkan partisipasi dan kepatuhan bersama,” kata Endang.

BPJS Kesehatan Perkenalkan Kemudahan Aplikasi Mobile JKN

Selain membahas kepesertaan, BPJS Kesehatan memperkenalkan penggunaan aplikasi Mobile JKN kepada mahasiswa Universitas Madako Tolitoli.

Aplikasi tersebut menyediakan akses informasi dan sejumlah layanan administrasi yang dapat digunakan peserta tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Pemanfaatan layanan digital diharapkan membantu peserta mengurus kebutuhan administrasi secara lebih mudah, cepat, dan efisien.

Endang menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok masyarakat yang memiliki akses luas terhadap informasi melalui lingkungan pendidikan dan media digital.

Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membantu menyebarluaskan informasi yang benar mengenai program JKN kepada keluarga dan masyarakat.

"Dengan pemahaman yang memadai, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi yang membantu meluruskan kesalahpahaman serta mendorong masyarakat untuk memahami manfaat program JKN secara lebih baik,” ujarnya.

Universitas Madako Apresiasi Sosialisasi BPJS Kesehatan

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Madako, Theophilus C Motoh, mengapresiasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi program JKN bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai jaminan kesehatan, terutama mereka yang berasal dari luar daerah.

Mahasiswa dinilai perlu memahami ketentuan kepesertaan agar tidak mengalami kebingungan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan atau menghadapi persoalan tunggakan iuran.

“Mahasiswa dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai program JKN, termasuk berbagai kemudahan dan kebijakan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak lagi merasa khawatir atau bingung ketika menghadapi persoalan terkait kepesertaan maupun tunggakan iuran JKN,” jelasnya.

Program Berani Sehat Sulawesi Tengah Turut Menjadi Perhatian

Theophilus juga berharap mahasiswa memperoleh informasi yang tepat mengenai program jaminan kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk program Berani Sehat.

Pemahaman mengenai program tersebut dinilai penting bagi mahasiswa yang menghadapi kendala kepesertaan maupun tunggakan iuran JKN.

Ia menekankan perlunya penyampaian informasi mengenai persyaratan dan ketentuan program agar mahasiswa mengetahui fasilitas kesehatan yang dapat dimanfaatkan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPJS Kesehatan dan Universitas Madako Tolitoli berharap mahasiswa semakin memahami layanan JKN sekaligus berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026