
Pantau - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, melakukan penanaman pohon di kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (24/10/2026), sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan dan pemulihan kawasan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendorong pemulihan kawasan hutan dan lahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Agustiar Sabran menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui pemadaman api, tetapi juga harus disertai langkah pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.
"Penanganan karhutla harus disertai upaya pemulihan lingkungan. Pemerintah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan Kalimantan Tengah," kata Agustiar Sabran.
Menurutnya, rehabilitasi kawasan terdampak karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat, relawan, hingga masyarakat setempat.
Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Pulihkan Hutan dan Lahan Bekas Kebakaran
Agustiar Sabran mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan Kalimantan Tengah.
Ia menilai pemulihan kawasan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran harus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi lingkungan dapat kembali membaik.
Penanaman pohon di kawasan Tumbang Nusa menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi hutan dan lahan yang terdampak karhutla.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kepedulian bersama terhadap pentingnya rehabilitasi kawasan yang mengalami kerusakan lingkungan.
Agustiar menekankan bahwa keberhasilan pemulihan lingkungan tidak hanya bergantung pada langkah pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan komitmen masyarakat.
"Upaya ini membutuhkan kepedulian dan komitmen bersama agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terlindungi,” ujarnya.
Menurut Gubernur, keterlibatan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya pencegahan kerusakan hutan dan lahan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menaruh perhatian pada pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menangani dampak kebakaran hutan dan lahan.
Agustiar menyampaikan apresiasi kepada berbagai unsur yang telah terlibat dalam penanganan karhutla serta mendukung kegiatan rehabilitasi lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pemulihan kawasan terdampak sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Ingatkan Pentingnya Menjaga Alam
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, turut memberikan perhatian terhadap kegiatan penanaman pohon di kawasan terdampak karhutla tersebut.
Zainul Arifin mengatakan kegiatan penanaman pohon menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan melakukan pemulihan terhadap lingkungan yang mengalami kerusakan.
Dalam penyampaiannya, Pangdam juga mengutip hadis riwayat Al-Bukhari yang berisi anjuran menanam pohon sebagai salah satu bentuk perbuatan baik.
Ia mengaitkan pesan tersebut dengan tanggung jawab manusia untuk menjaga alam dan terus melakukan tindakan yang bermanfaat bagi kehidupan.
"Pesan ini mengajarkan berbuat baik dan menjaga alam harus terus dilakukan dalam keadaan apa pun demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” tutur Zainul Arifin.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu terus ditanamkan agar upaya pelestarian alam dapat memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
Kegiatan penanaman pohon tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya tindakan nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Bobon Santoso Sediakan Ribuan Porsi Makanan Lewat Kuliner Merah Putih
Selain kegiatan rehabilitasi lingkungan, rangkaian kegiatan di Tumbang Nusa juga diisi dengan aksi sosial berupa penyediaan makanan bagi petugas, relawan, dan masyarakat terdampak karhutla.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Kuliner Merah Putih yang digelar oleh Bobon Santoso.
Dalam kegiatan tersebut, disediakan hingga ribuan porsi makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Bantuan makanan juga diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak karhutla di wilayah tersebut.
Penyediaan makanan siap santap menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanganan dampak kebakaran.
Selain makanan, rangkaian kegiatan tersebut turut disertai penyaluran berbagai bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan petugas, relawan, dan masyarakat.
Bantuan yang disalurkan meliputi air mineral, makanan ringan, obat-obatan, vitamin, masker, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan sosial bagi masyarakat terdampak sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pihak-pihak yang bekerja di lapangan.
Pemprov Kalteng Dorong Rehabilitasi Lingkungan Berkelanjutan
Kegiatan penanaman pohon dan penyaluran bantuan sosial di Tumbang Nusa menunjukkan dua fokus penanganan dampak karhutla, yakni pemulihan kondisi lingkungan dan pemenuhan kebutuhan petugas serta masyarakat terdampak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya melanjutkan rehabilitasi kawasan hutan dan lahan melalui keterlibatan berbagai unsur.
Upaya tersebut diarahkan untuk membantu memulihkan kondisi kawasan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran secara bertahap.
Selain rehabilitasi lingkungan, pemerintah juga mendorong peningkatan kepedulian masyarakat terhadap upaya menjaga hutan dan lahan agar kerusakan serupa dapat dicegah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung penanganan dampak karhutla secara lebih menyeluruh.
Agustiar Sabran berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan Kalimantan Tengah.
Melalui penanaman pohon dan dukungan sosial bagi masyarakat terdampak, pemerintah berupaya mendorong pemulihan lingkungan sekaligus melindungi keberlangsungan kehidupan masyarakat pada masa mendatang.
- Penulis :
- Leon Weldrick




