HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Pramono Anung Perintahkan Perbaikan JPO Kota Bambu agar Ramah Disabilitas dan Lansia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gubernur Pramono Anung Perintahkan Perbaikan JPO Kota Bambu agar Ramah Disabilitas dan Lansia
Foto: Pemerintah Provinsi DKI berencana memperbaiki fasilitas pendukung Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) Kota Bambu, Jakarta Barat demi ramah penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia), Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Bina Marga untuk segera memperbaiki fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kota Bambu, Jakarta Barat, setelah muncul keluhan mengenai akses yang menyulitkan penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia).

Perbaikan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena JPO Kota Bambu merupakan salah satu akses pejalan kaki menuju sejumlah rumah sakit rujukan nasional.

Pramono mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi fasilitas penyeberangan tersebut.

"Ya, kemarin kami sudah meminta kepada Dinas Bina Marga karena di sana itu kan ada beberapa rumah sakit, sehingga seringkali ada keluhan terutama para disabilitas, segera akan kita perbaiki," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Minggu (25/10/2026).

JPO Kota Bambu Disorot karena Tidak Memiliki Lift

Kondisi JPO Kota Bambu sebelumnya menjadi sorotan pengguna media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan fasilitas penyeberangan tersebut.

Dalam video itu, JPO Kota Bambu terlihat tidak dilengkapi fasilitas lift yang dapat membantu pengguna dengan keterbatasan mobilitas.

Ketiadaan lift menjadi salah satu persoalan bagi penyandang disabilitas, lansia, serta pasien rumah sakit yang membutuhkan akses penyeberangan.

JPO tersebut berada di kawasan yang menjadi jalur menuju sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.

Kedua rumah sakit tersebut merupakan fasilitas kesehatan rujukan nasional yang melayani pasien dari berbagai daerah.

Pramono menilai keberadaan JPO di kawasan tersebut perlu didukung fasilitas yang dapat digunakan oleh seluruh kelompok masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menempatkan perbaikan aksesibilitas sebagai salah satu perhatian dalam penanganan JPO Kota Bambu.

Pramono Minta Dinas Bina Marga Segera Lakukan Perbaikan

Pramono menyatakan telah memberikan instruksi langsung kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk menangani persoalan fasilitas penyeberangan tersebut.

Instruksi itu diberikan menyusul keluhan masyarakat mengenai kesulitan menggunakan JPO, khususnya bagi penyandang disabilitas.

Pemerintah provinsi menilai akses pejalan kaki menuju rumah sakit harus dapat mendukung mobilitas masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus.

Selain penyandang disabilitas, kelompok lansia dan pasien rumah sakit juga menjadi perhatian dalam rencana perbaikan fasilitas tersebut.

Meski telah memastikan adanya rencana perbaikan, pemerintah daerah belum merinci bentuk fasilitas tambahan yang akan dibangun di JPO Kota Bambu.

Jadwal khusus pelaksanaan perbaikan JPO tersebut juga belum diumumkan.

Pemprov DKI Jadwalkan Pembongkaran JPO Tidak Berfungsi pada Oktober–November 2026

Selain menangani JPO Kota Bambu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga merencanakan pembongkaran sejumlah JPO yang sudah tidak berfungsi dengan baik.

Rencana pembongkaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.

Langkah itu menjadi bagian dari penataan fasilitas penyeberangan orang di wilayah Jakarta.

Sebagian pekerjaan penataan direncanakan mulai dilaksanakan pada awal 2027.

Pemerintah provinsi memastikan proses pembongkaran akan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas transportasi maupun mobilitas masyarakat.

Namun, belum dijelaskan apakah JPO Kota Bambu termasuk dalam daftar jembatan yang akan dibongkar atau hanya mendapatkan perbaikan fasilitas pendukung.

Akses Rumah Sakit Jadi Perhatian dalam Penataan JPO Jakarta

Keberadaan JPO Kota Bambu dinilai penting karena menghubungkan akses pejalan kaki menuju kawasan pelayanan kesehatan.

Kondisi fasilitas penyeberangan menjadi perhatian setelah masyarakat menyoroti kesulitan yang dihadapi pengguna berkebutuhan khusus.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui Dinas Bina Marga.

Perbaikan JPO Kota Bambu diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan pasien yang membutuhkan fasilitas penyeberangan.

Jakarta, JPO, disabilitas, lansia, infrastruktur

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026