
Pantau - Dua pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenang Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Fathan Subchi sebagai sosok pekerja keras, rendah hati, dan suka menolong setelah almarhum meninggal dunia saat menjalankan tugas negara di Moskow, Rusia, Minggu (25/10/2026).
Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Hasanuddin Wahid atau Cak Udin menyampaikan bahwa Fathan merupakan pribadi yang mudah bergaul dan selalu bersedia membantu orang lain.
“Beliau sosok yang humble, pekerja keras, ringan hati, dan suka menolong,” kata Hasanuddin Wahid kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Kenangan serupa disampaikan Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informatika Ahmad Iman Sukri yang menyebut Fathan sebagai senior yang mengayomi kader partai.
Kepergian Fathan pada usia 56 tahun meninggalkan duka bagi sejumlah pengurus PKB yang pernah bekerja bersama almarhum.
Cak Udin Kenang Fathan Subchi sebagai Sosok yang Terbuka kepada Semua Orang
Hasanuddin Wahid mengungkapkan bahwa Fathan Subchi dikenal sebagai pribadi yang menjalankan berbagai aktivitas dengan sikap tenang.
Menurutnya, almarhum tidak memperlihatkan beban berlebihan ketika menghadapi berbagai persoalan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
“Di tengah dunia yang dipenuhi masalah dan berbagai kerumitan, Mas Fathan seolah menjalani semuanya dengan enteng dan tanpa banyak beban,” tuturnya.
Cak Udin juga mengenang kebiasaan Fathan yang selalu membuka pintu rumahnya bagi masyarakat yang ingin berkunjung.
Ia menyebut almarhum sebagai pejabat publik yang tidak membatasi pertemuan dengan masyarakat melalui prosedur yang berlebihan.
“Mana ada pejabat yang membuka pintu rumahnya nyaris 24 jam bagi siapa saja yang ingin bertandang? Mana ada pejabat yang rutin menggelar pengajian setiap Rabu malam selama bertahun-tahun?” katanya.
Menurut Hasanuddin, kebiasaan tersebut memperlihatkan kedekatan Fathan dengan masyarakat di luar tugas resminya sebagai pejabat negara.
Ia juga mengingat sikap almarhum yang berusaha memenuhi permintaan bantuan selama masih memiliki kemampuan untuk melakukannya.
“Mana ada pejabat negara yang menerima tamu tanpa protokoler berlebihan? Mana ada pejabat yang nyaris tak pernah berkata tidak ketika dimintai tolong, sepanjang dirinya mampu membantu?” lanjutnya.
Ahmad Iman Sukri Sebut Fathan sebagai Senior yang Mengayomi
Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informatika Ahmad Iman Sukri turut menyampaikan kesedihan atas meninggalnya Fathan Subchi.
Ia mengenang Fathan sebagai sosok yang memiliki kontribusi dalam perjalanan PKB sekaligus memberikan perhatian kepada kader yang lebih muda.
“Ya, Mas Fathan ini orang baik, kemudian pejuang PKB,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Ahmad Iman mengatakan hubungan Fathan dengan para juniornya berlangsung dengan baik selama mereka berinteraksi dalam kegiatan partai.
“Dia senior yang baik. Senior yang mengayomi juniornya. Orangnya juga pengertian. Pokoknya enggak ada cacat lah Mas Fathan di mata saya,” katanya.
Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu hal yang paling diingat dari sosok almarhum.
Kabar Kepergian Fathan Diterima dari Wakil Menteri Perindustrian
Ahmad Iman mengaku terkejut ketika pertama kali menerima informasi mengenai meninggalnya Fathan Subchi.
Kabar tersebut disampaikan Wakil Menteri Perindustrian sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza melalui pesan WhatsApp.
Ia kemudian menerima informasi serupa melalui grup percakapan yang juga dibagikan oleh Faisol Riza.
“Saya dapat kabar dari Pak Faisol Riza. Dia WA saya. Kemudian, saya dapat kabar dari grup juga, di-share (dibagikan, red.) oleh Pak Faisol Riza juga. Kaget, langsung saya telepon Pak Wamen,” ujarnya.
Ahmad Iman menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik setelah meninggal dunia ketika menjalankan tugas negara.
“Semoga husnul khatimah karena beliau lagi kunjungan kerja, tugas negara di Rusia. Syahid beliau wafat ketika tugas negara,” ujarnya.
BPK Konfirmasi Fathan Subchi Wafat di Moskow pada Usia 56 Tahun
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia sebelumnya mengumumkan bahwa Fathan Subchi meninggal dunia saat menjalankan tugas di Moskow, Rusia.
Informasi tersebut disampaikan melalui Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK RI.
“BPK dengan ini menyampaikan bahwa Anggota VI BPK periode 2024-2029, Fathan Subchi, telah berpulang pada Minggu, 25 Oktober 2026, pada usia 56 tahun,” kata BPK dalam siaran persnya.
Fathan diketahui menjabat sebagai Anggota VI BPK RI untuk periode 2024–2029.
Sebelum bertugas di lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut, Fathan memiliki pengalaman sebagai anggota DPR RI dari PKB.
Hingga pengumuman tersebut disampaikan, informasi mengenai penyebab meninggalnya Fathan belum dijelaskan dalam keterangan resmi yang dikutip.
Kepergian Fathan saat menjalankan tugas di luar negeri menjadi kabar duka bagi keluarga, rekan kerja di BPK, serta sejumlah pengurus PKB yang mengenalnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




