
Pantau - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan keberadaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 818/Yuboi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat pertahanan wilayah perbatasan sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat melakukan kunjungan kerja ke satuan Yonif TP 818/Yuboi di Kabupaten Merauke, Jumat (23/10/2026), sebagaimana disampaikan dalam keterangan kepada media di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut Sjafrie, Papua Selatan memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan nasional karena wilayahnya berbatasan langsung dengan negara lain.
"Keberadaan Yonif TP 818/Yuboi merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah, khususnya di Papua Selatan yang memiliki posisi penting sebagai kawasan perbatasan negara," kata Sjafrie.
Ia menilai kehadiran satuan tersebut tidak hanya diperlukan untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menhan Sjafrie Minta Prajurit Yonif TP 818/Yuboi Tingkatkan Kemampuan Tempur
Dalam kunjungannya, Sjafrie memberikan arahan kepada para prajurit Yonif TP 818/Yuboi agar terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah.
Menteri Pertahanan secara khusus menekankan pentingnya mempertajam kemampuan tempur sebagai bagian dari penguatan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
Menurutnya, kemampuan tempur yang kuat merupakan salah satu faktor penting agar prajurit dapat menjalankan tugas secara maksimal dalam menjaga kedaulatan negara.
Peningkatan kesiapan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan satuan dalam melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.
Sjafrie menilai keberadaan Yonif TP 818/Yuboi memiliki peran penting dalam mendukung sistem pertahanan wilayah, terutama di Papua Selatan yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Melalui peningkatan kemampuan prajurit, satuan tersebut diharapkan mampu menjalankan tugas pertahanan secara optimal sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Selain kesiapan tempur, Sjafrie mengingatkan bahwa prajurit Yonif Teritorial Pembangunan juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Yonif Teritorial Pembangunan Dilengkapi Kompi Pertanian hingga Infrastruktur
Sjafrie menjelaskan bahwa Yonif Teritorial Pembangunan memiliki karakteristik berbeda karena tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga dilengkapi kemampuan untuk mendukung pembangunan daerah.
Dalam struktur satuan tersebut terdapat sejumlah kompi dengan fungsi khusus, meliputi pertanian, peternakan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Kompi pertanian diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya pertanian sekaligus membantu pengembangan sektor pangan masyarakat di wilayah penugasan.
Sementara itu, kompi peternakan memiliki fungsi untuk membantu pengembangan kegiatan peternakan serta mendukung potensi ekonomi masyarakat setempat.
Di bidang kesehatan, keberadaan kompi kesehatan diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah satuan.
Adapun kompi pembangunan infrastruktur diarahkan untuk membantu pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keberadaan berbagai kompi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Yonif TP 818/Yuboi dalam mendukung pembangunan daerah tanpa mengesampingkan tugas utamanya sebagai unsur pertahanan negara.
Prajurit TNI Diharapkan Bantu Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat
Menteri Pertahanan menekankan bahwa kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Sjafrie, tugas prajurit Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya terbatas pada kegiatan militer, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan pengembangan perekonomian masyarakat.
Ia berharap para prajurit mampu membangun hubungan yang baik dengan warga serta terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan daerah.
"Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi kekuatan pertahanan yang tangguh, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan," ucapnya.
Sjafrie menyatakan optimisme bahwa keberadaan Yonif TP 818/Yuboi dapat membantu memperkuat pembangunan di Kabupaten Merauke dan wilayah sekitarnya.
Dukungan terhadap sektor pertanian, peternakan, kesehatan, dan infrastruktur diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi satuan tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan diarahkan untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni menjaga pertahanan negara sekaligus mendukung pembangunan di wilayah penugasan.
Pemerintah Integrasikan Penguatan Pertahanan dan Pembangunan Papua Selatan
Keberadaan Yonif TP 818/Yuboi merupakan bagian dari upaya pemerintah mengintegrasikan penguatan sistem pertahanan wilayah dengan dukungan terhadap pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Papua Selatan.
Sebagai kawasan perbatasan, Papua Selatan dinilai membutuhkan kesiapan pertahanan yang kuat sekaligus pembangunan yang mampu menunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sjafrie berharap penguatan kemampuan tempur prajurit dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan yang melibatkan masyarakat setempat.
Melalui fungsi pertahanan dan pembangunan tersebut, Yonif TP 818/Yuboi diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan wilayah perbatasan yang aman serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menteri Pertahanan juga menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan penugasan di kawasan perbatasan Indonesia.
Dengan penguatan kemampuan tempur serta dukungan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan infrastruktur, Yonif TP 818/Yuboi diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal.
Pemerintah menempatkan keberadaan satuan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional sekaligus mendorong pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Arian Mesa




