
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong generasi muda Indonesia menjadi inovator yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui pengembangan teknologi dan inovasi.
Dukungan tersebut disampaikan Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026), dengan menekankan pentingnya peran generasi muda dalam meningkatkan produktivitas nasional sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Saya sangat mendukung inisiatif seperti ini. Memang sudah seharusnya anak-anak muda terbaik bangsa hadir bukan hanya mencari lowongan kerja, tetapi juga bisa menciptakan pekerjaan,” ujar Yassierli.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak inovator muda yang mampu menghasilkan gagasan, mengembangkan teknologi, dan menciptakan solusi untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Yassierli juga menilai potensi lulusan perguruan tinggi perlu dioptimalkan agar mereka tidak hanya terserap dalam pasar tenaga kerja, tetapi turut membuka peluang usaha dan menciptakan pekerjaan baru.
Menaker Dorong Inovator Muda Tingkatkan Produktivitas Nasional
Yassierli menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan produktivitas nasional melalui pengembangan inovasi yang dapat diterapkan di berbagai sektor.
“Anak muda sudah seharusnya tampil ke depan menjadi inovator. Dan dari inovator itulah yang akan meningkatkan produktivitas,” kata Menaker.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Yassierli menekankan pentingnya membangun ekosistem inovasi yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, menguji gagasan, dan menghasilkan solusi yang bermanfaat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan inovasi.
Pemerintah juga diharapkan berperan aktif dalam memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak agar hasil inovasi dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.
“Tentu pemerintah harus hadir, dan inilah pekerjaan rumah kita untuk bisa mengolaborasikan ini ke depan,” ujar Yassierli.
Melalui kolaborasi tersebut, potensi generasi muda diharapkan dapat berkembang secara optimal sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.
GenoHack 2026 Jadi Wadah Pengembangan Teknologi Genomik
Salah satu kegiatan yang mendapat apresiasi Menaker adalah GenoHack 2026 yang mengusung tema Hackathon Deeptech Genomik 2026 sebagai wadah pengembangan inovasi generasi muda.
Babak final kegiatan tersebut diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (25/10/2026).
Sebanyak sembilan finalis mengikuti babak final dengan mempresentasikan gagasan dan prototipe solusi yang dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi genomik.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.
Yassierli mengapresiasi penyelenggaraan GenoHack 2026 karena dinilai mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan inovatif menjadi solusi yang dapat diterapkan.
Menurutnya, kegiatan inovasi seperti GenoHack perlu terus didorong agar semakin banyak anak muda memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
Menaker Harap Kegiatan Inovasi Diperluas ke Perguruan Tinggi
Yassierli berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan di lebih banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk memperluas kesempatan pengembangan inovasi bagi mahasiswa dan generasi muda.
Perluasan kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah inovator sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, pengembangan teknologi, dan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Selain menghasilkan teknologi dan solusi baru, generasi muda juga didorong untuk mengembangkan hasil inovasinya menjadi peluang usaha yang dapat menyerap tenaga kerja.
Dengan dukungan pemerintah, perguruan tinggi, dan ekosistem inovasi yang memadai, Yassierli berharap semakin banyak generasi muda Indonesia mampu menjadi pencipta lapangan kerja serta berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional.
- Penulis :
- Shila Glorya




